Ngawi

Zona Wajib Pakai Masker di Ngawi, Mulai Hari Ini Berlaku Menyeluruh

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Zona wajib masker mulai hari ini diberlakukan secara menyeluruh di wilayah Ngawi. Tidak hanya kawasan kota, warga yang melintas di pedesaan juga wajib mengenakan alat pelindung tersebut. ‘’Sudah dilakukan uji coba di semua wilayah, alhamdulillah hasilnya bagus,’’ kata Bupati Ngawi Budi ’’Kanang’’ Sulistyono Minggu (19/4).

Kanang menyebut, kesadaran masyarakat menggunakan masker saat keluar rumah sudah sesuai harapan. Warga yang abai hanya sekitar 5 persen. Hal itu tak lepas dari gencarnya sosialisasi yang dilakukan beberapa waktu terakhir. ‘’Kami harapkan mulai besok (hari ini, Red) tidak ada lagi warga yang keluar rumah tanpa pakai masker,’’ ujarnya.

Pihaknya juga berupaya melakukan penyekatan beberapa akses di desa-desa untuk menghadang penyebaran Covid-19. ‘’Supaya lebih terkontrol, akses keluar masuk setiap desa dikurangi menjadi satu atau dua,’’ tutur Kanang.

Dia juga meminta warganya menunda mudik. Namun, jika terpaksa pulang kampung, wajib menaati ketentuan yang ditetapkan. Yakni, melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. ‘’Kalau tidak mau, akan diisolasi paksa. Kami sudah minta semua desa menyediakan tempatnya. Bisa di kantor desa, puskesmas, atau gedung sekolah,’’ tegasnya.

Sementara, pasien dalam pengawasan (PDP) asal Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, yang kini tinggal di Ngawi dipastikan negatif korona. Kepastian itu diperoleh dari hasil swab polymerase chain reaction (PCR) Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pencegahan Penyakit (BBTKLPP) Surabaya. ‘’Untuk lainnya masih menunggu hasil swab-nya keluar,’’ ungkapnya.

Kanang menambahkan, pada Jumat lalu (17/4) ada seorang PDP baru yang dirawat di RSUD dr Soeroto. Hasil rapid test pasien asal Kecamatan Kendal itu negatif. Untuk memastikan terjangkit Covid-19 atau tidak, swab-nya dikirim ke BBTKLPP untuk diperiksa. ‘’Mudah-mudahan hasilnya negatif,’’ harapnya.

Sementara itu, Pemprov Jatim memutuskan memperpanjang kebijakan belajar di rumah hingga 1 Juni mendatang. ‘’Kami sudah mendapat surat edaran gubernur Jatim,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Ngawi Moh. Taufiq Agus Susanto. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close