Madiun

Wujudkan Program Kelurahan Mandiri, Forpemma Dampingi Lapak UMKM

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pendampingan terhadap pelaku UMKM di kelurahan bakal dilakukan Forum Pembangunan Masyarakat Kota Madiun (Forpemma). Langkah itu ditempuh seiring pencanangan program kelurahan mandiri oleh Pemkot Madiun.

Ketua Forpemma Budi Santosa mengatakan pendampingan tersebut dilakukan dengan tujuan agar ketahanan ekonomi pelaku UMKM teruji. Tidak hanya sekadar pendampingan, pihaknya juga mengupayakan untuk membantu pengembangan UMKM kelurahan agar tangguh dan mandiri dalam menghadapi disrupsi ekonomi. “Sebagai percontohan atau pilot project, sementara ini ada sembilan dari 27 kelurahan yang akan dilakukan pendampingan,” katanya, Jumat (26/2).

Adapun bentuk pendampingan yang diberikan nanti disesuaikan dengan kebutuhan UMKM tersebut. Misalnya soal permodalan, Forpemma bakal mengupayakan kerja sama dengan forum CSR, perbankan, dan LKK. Sementara soal pemasaran bakal melibatkan banyak pihak. Termasuk memberikan pembinaan terkait penjualan produk UMKM via online. “Kalau berkaitan dengan manajemen pelayanan kami juga kerjasamakan dengan pihak lain, seperti PHRI,” ujar Budi.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengapresiasi adanya pendampingan yang dilakukan Forpemma terhadap UMKM kelurahan. Dengan begitu, diharapkan kelurahan tersebut bisa dijadikan sebagai pusat kegiatan pariwisata yang terkoneksi dengan program wisata sepeda.

“Sasaran kami ada 27 kelurahan. Tapi tidak semua kelurahan itu progresnya sama. Makanya Forpemma melakukan survei kelurahan mana yang bisa didampingi. Berdasarkan hasil survei setiap kecamatan ada tiga kelurahan yang didampingi. Sehingga totalnya ada sembilan kelurahan yang dijadikan pilot project,” ungkap mantan kepala disperkim itu. (her/ser)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button