Pacitan

Wisatawan Pantai Klayar Membeludak, Kendaraan Tak Bergerak

Rekayasa Tak Lancar, Pengunjung Kecewa

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Rekayasa lalu lintas mengurai kemacetan di pintu loket Pantai Klayar, Pacitan, tidak berjalan lancar Rabu (1/1). Wisatawan yang sudah telanjur datang enggan dialihkan ke objek wisata lain. Kendaraan yang mengular sepanjang lima kilometer nekat menerobos pintu masuk yang sudah ditutup pukul 10.00 itu.

Tidak lama kemudian, petugas juga menutup akses jalan di pertigaan Punung. Skema tersebut membuat kendaraan pelancong tidak bisa masuk ke Pantai Klayar, Pantai Buyutan, Gua Gong, dan Banyu Tibo. ‘’Rencananya ingin melepas beban pikiran dan refreshing, justru pusing terjebak macet,’’ keluh Wisnu Galih, wisatawan asal Nganjuk.

Wisnu kecewa dengan pengelolaan wisata Pantai Klayar. Kendaraannya tertahan berjam-jam di pintu masuk. Tidak ingin lebih lama menunggu, dia memutuskan memarkir kendaraan di permukiman setempat. Kemudian masuk pantai menggunakan ojek. ‘’Naik ojek juga terjebak macet,’’ katanya.

Hal sama dikeluhkan Tristan. Wisatawan asal Trenggalek itu sengaja berangkat subuh untuk berwisata di Pantai Klayar. Tapi, setibanya di depan pintu loket, dia dihadang kemacetan sampai membuat pantatnya panas. ‘’Kecewa sekali, sudah jauh-jauh datang ke sini. Kalau ramainya seperti ini, tentu kurang nyaman,’’ ucapnya.

Kasatlantas Polres Pacitan AKP Miftahul Amin menerangkan, penutupan sejak pertigaan Punung untuk mengurai kemacetan yang didominasi kendaraan roda empat. Penyebabnya, area parkir di Pantai Klayar dan Gua Gong sudah tidak sanggup menampung. Karena membeludak, petugas sampai memanfaatkan bahu jalan sebagai kantong parkir dadakan. ‘’Kalau rekayasa di Pantai Klayar, kendaraan wisatawan diarahkan ke objek wisata lain,’’ ujarnya.

Menurut dia, kemacetan tidak lepas dari banyaknya wisatawan yang menginap sehari sebelumnya. Mereka tidak pulang dan pilih menghabiskan malam pergantian tahun. Alhasil, area parkir di sejumlah objek wisata sudah penuh sejak pagi. ‘’Kemudian ditambah kendaraan yang keluar-masuk objek wisata,’’ tuturnya. (gen/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close