Pacitan

Wisatawan Membeludak, Akses ke Pantai Klayar Macet

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Wisatawan di Pantai Klayar, Sendang, Donorojo, Pacitan, membeludak Minggu (29/12). Akibatnya, kemacetan di jalur wisata tersebut tak terhindarkan. Pengguna jalan, khususnya mobil,  terjebak antrean berjam-jam. Sebagian memilih meninggalkan kendaraan dan berjalan kaki. ‘’Macet sekali, sudah dua jam lebih,’’ kata Parkam, salah seorang wisatawan.

Menurutnya, antrean panjang mulai setelah pintu masuk Gua Gong. Kian mendekati pintu masuk pantai, jalur dari dua arah ikut tersendat. Rombongan wisatawan asal Malang ini pun memarkir kendaraannya di halaman rumah warga dan berjalan kaki. ‘’Itung-itung olahraga, daripada capek macet di jalan,’’ ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pacitan Andi Faliandra mengatakan, kemacetan terjadi sejak tengah hari. Area parkir di kawasan objek wisata andalan Pacitan ini pun penuh. Hingga arus masuk ke Pantai Klayar dialihkan. ‘’Sekitar pukul 13.30 kami alihkan ke objek wisata lain,’’ tuturnya.

Kondisi tersebut merupakan puncak kunjungan wisata kali ini. Meski telah diantisipasi sebelumnya, namun tetap membuat pihaknya kewalahan. Pihaknya berkoordinasi dengan dinas perhubungan (dishub) setempat untuk mengalihkan wisatawan ke Pantai Buyutan dan Banyu Tibo. ‘’Kami sebenarnya sudah manfaatkan fasilitas parkir warga, tapi tetap penuh. Jadi kami tutup di pertigaan Kalak untuk diarahkan ke pantai lain,’’ terangnya.

Penutupan khusus untuk bus dan minibus yang tergolong besar. Sementara, roda dua dan mobil, jalur dibuka opsional. Sembari menunggu wisatawan di Pantai Klayar pulang. ‘’Kami buka tutup. Kalau banyak yang keluar kami buka lagi akses ke Pantai Klayar,’’ paparnya.

Pantauan di lokasi, kendaraan mengular mencapai sekitar dua kilometer. Baik dari arah masuk maupun keluar, kendaraan padat merayap. Meski sempat diwarnai hujan cukup deras, namun tak menyurutkan animo wisatawan. Meski ada pula yang kecewa lantaran harus beralih ke pantai lain. (gen/c1/sat)

Berkah Musiman Para Pengojek

MUSIM PANEN: Para pengojek di Pantai Klayar ketiban berkah akibat kemacetan di jalur wisata ini Minggu (29/12).

KEMACETAN di jalur wisata Klayar membuat sejumlah pengunjung harus memarkir kendaraannya jauh dari bibir pantai. Mereka tidak sabar lantaran waktu tempuh perjalanannya jadi molor. Terutama pengguna mobil. ‘’Di Google Maps tujuh menit jarak tempuhnya. Saya di sini sudah hampir setengah jam baru bergerak 10 meteran,’’ keluh Alyani, salah seorang wisatawan, Minggu (29/12).

Namun, ”tradisi” setiap akhir pekan atau hari libur yang dikeluhkan pengunjung itu justru jadi berkah bagi Komunitas Ojek Pantai Klayar (KOPK). Sepuluh hari terakhir, para pengojek panen. ‘’Kalau liburan ramai sejak pagi, jadi macet seperti ini,’’ ungkap Sukino, salah seorang anggota KOPK.

Lantaran harus parkir jauh, sebagian pengunjung memilih jasa ojek untuk menuju Pantai Klayar. Para pengojek memasang tarif Rp 5.000 hingga Rp 10 ribu per orang. Tergantung  jauh-dekat jarak. ‘’Hari ini dapat Rp 150 ribu. Kerja dari jam 10 pagi sampai empat sore,’’ lanjut Sukino.

Sutarno, pengojek lain yang sudah lima tahun ngojek di Pantai Klayar, juga menyebut musim liburan selalu membawa rezeki. Baginya macet yang dikeluhkan pengunjung adalah ladang rezekinya. ‘’Alhamdulillah hari ini sudah dapat Rp 250 ribu. Bolak-balik terus,’’ ujarnya sembari memprediksi  kepadatan wisatawan akan terus terjadi  sepanjang liburan hingga akhir tahun ini. (mg2/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close