Pacitan

Waw, Anggaran Perjalanan Dinas Pejabat Pacitan Capai Rp 43 Miliar

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Politisi PKS Handaya Aji kembali dibuat emosi. Di tengah cupetnya duit negara di masa pandemi, utak-atik anggaran rencana APBD Perubahan (RAPBD-P) Pacitan tahun 2021 justru meleset dari harapan.

Penyesuaian anggaran yang semestinya sejalan dengan penanganan pandemi dan visi misi bupati itu justru bertolak belakang. Seperti temuan belanja operasional yang naik ugal-ugalan dan habis dipakai untuk kebutuhan rumah tangga setkab.

Porsi belanja barang habis pakai, misalnya, terjadi kenaikan dari Rp 112 miliar menjadi 127 miliar. Kenaikannya dipicu lonjakan pada pemenuhan alat tulis kantor, kertas cover, hingga belanja cetak dan makan minum saat rapat. Pembelanjaan bernilai fantastis itu dipandang mencederai amanat masyarakat di tengah ketatnya refocusing anggaran pembangunan. ‘’Belanja makan minum rapat saja, dianggarkan Rp 12,5 miliar. Angka luar biasa,’’ ungkap Ketua Fraksi Gerakan Keadilan Pembangunan DPRD Pacitan Handaya Aji, Selasa (21/9).

Selain belanja barang habis pakai, Aji mendapati anggaran perjalanan dinas masih muncul di RAPBD-P. Besarannya tembus Rp 43 miliar. Itu setara dengan porsi belanja modal untuk pembangunan jalan dan jembatan sebesar Rp 43,9 miliar usai di-refocusing dari Rp 58,8 miliar silam. ‘’Masyarakat berharap visi dan misi bupati itu mengacu pada perbaikan infrastruktur. Tetapi malah dipangkas sampai 26 persen,’’ kritik politisi PKS itu. (gen/c1/fin/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button