Pacitan

Waswas Tertulas Korona, Pantai Watukarung Lockdown

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Sektor pariwisata Pacitan tak luput dari dampak mewabahnya virus Covid-19. Dikhawatirkan jadi tempat penularan jika masih ada pengunjung. Terutama dari luar daerah, apalagi mancanegara. Sehingga, warga di kawasan sekitar objek wisata mendesak pemerintah menutupnya sementara waktu.

Salah satunya, Pantai Watukarung di Dusun Ketro, Watukarung, Pringkuku. Warga setempat menginginkan objek wisata tersebut di-lockdown dua minggu hingga satu bulan. ‘’Masyarakat kami banyak yang waswas,’’ kata Rudi Rohinson, ketua RT 01 dusun setempat, Rabu (18/3).

Penyebabnya, di tempat wisata itu tidak tersedia alat pendeteksi kesehatan pengunjung, baik suhu tubuh maupun lainnya. Sedangkan masyarakat tidak bisa dengan mudah melakukannya secara mandiri. Sehingga, dikhawatirkan wisatawan yang membawa virus, bebas masuk.  Terlebih ada yang meninap di homestay sekitar pantai.

‘’Siapa tahu ada yang membawa (virus), alangkah baiknya kalau di-lockdown,’’ ujarnya.

Atas nama masyarakat setempat, dia tak keberatan dengan dampak lockdown. Salah satunya, omzet menurun. Namun, itu hanya bersifat sementara. ‘’Kesehatan masyarakat kami jauh lebih penting,’’ sebut Rudi.

Senada dirasakan Candra Isdian Sukmala Saputra, ketua karang taruna setempat yang juga pemilik homestay. Menurut dia, masih ada tamu dari luar negeri dan kota pandemik yang menginap di homestay. Dia khawatir ada yang menularkan korona. ‘’Kami sudah musyawarah. Demi keselamatan, semua tamu dilarang masuk. Kami sangat senang hati jika itu (lockdown, Red) diberlakukan,’’ ucapnya. (mg2/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button