Ponorogo

Waswas Berefek ke Janin, 1.623 Bumil di Ponorogo Enggan Vaksin

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Vaksinasi ibu hamil (bumil) di Ponorogo masih meleset dari target. Separo dari mereka waswas vaksin anti-Covid-19 berpengaruh terhadap bayi dalam kandungan. ‘’Target kami 3.003 ibu hamil sudah mendapatkan vaksinasi serentak akhir Agustus lalu. Tapi, baru 1.380 yang divaksin,’’ kata Lis Suwarni, Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan Ponorogo, Selasa (14/9).

Lis menyebut, jumlah bumil di Ponorogo mencapai 5.697 orang. Syarat aman adalah bumil dengan usia kehamilan 13–33 minggu yang boleh divaksin. Selain itu, mereka harus bebas dari infeksi coronavirus. Minimal tiga bulan setelah terpapar Covid-19 baru aman divaksin. ‘’Memang tidak semua ibu mengandung dapat divaksin,’’ terang Lis.

Menurutnya, vaksin bagi ibu hamil dengan usia kandungan tertentu penting. Itu jika mereka ingin terbentengi dari risiko Covid-19. Lis menghitung ada 30 bumil yang meninggal dunia sepanjang tahun ini dan 27 di antaranya terpapar virus. ‘’Vaksinasi itu penting, kalaupun terpapar tidak sampai parah,’’ pungkasnya. (mg7/c1/hw/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button