Madiun

Waspadai Kerumunan Warga Rayakan Sura

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Bulan Muharam alias Sura di Kabupaten Madiun lekat dengan berbagai tradisi pencak silat. Mulai ziarah sampai pengesahan anggota perguruan. Namun, tahun ini kegiatan tradisi itu dilarang digelar lantaran berpotensi menimbulkan kerumunan.

Kapolres Madiun AKBP Jury Leonard Siahaan mengatakan, sebanyak 842 personel gabungan disiapkan untuk pengamanan momen 1 Muharam 1443 Hijriah. Mereka mulai diterjunkan tadi malam untuk mengantisipasi adanya kerumunan warga dalam merayakan tahun baru Hijriah.

Tak terkecuali massa dari 14 perguruan pencak silat yang ada di Kabupaten Madiun. ‘’Sebenarnya, tradisi tetap bisa dijalankan tapi dengan cara berbeda,’’ ungkap Jury usai apel gelar pasukan pengamanan di lapangan Mapolres Madiun, Senin (9/8).

Ratusan personel gabungan bakal disiagakan di sejumlah titik. Baik lokasi yang dinilai berpotensi terjadi keramaian maupun perbatasan wilayah. Jika ditemukan kerumunan, petugas akan menghalau massa secara persuasif. ‘’Sanksi jelas ada, karena Kabupaten Madiun masih masuk PPKM level 4,’’ ujarnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button