Madiun

Waspadai Cuaca Ekstrem

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Meski masih musim kemarau, hujan beberapa kali mengguyur Kota Madiun. BMKG menyebut bahwa kondisi anomali cuaca itu disebabkan fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) serta gelombang Rossby Ekuatorial dan Kelvin di beberapa wilayah Indonesia. ‘’Ketiga fenomena itu mengakibatkan terbentuknya awan hujan di sekitar wilayah yang dilewati,’’ kata Kepala BMKG Nganjuk Muh. Chudori, Selasa (21/9).

Pembentukan awan hujan juga dipengaruhi faktor pertemuan dan perlambatan kecepatan angin. ‘’Suhu muka laut yang masih hangat mendukung pembentukan awan-awan hujan,’’ ujar Chudori.

Mengacu pengamatan fenomena alam oleh BMKG, lanjut Chudori, wilayah Jawa Timur diperkirakan bakal diwarnai hujan lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang. Karena itu, dia mengimbau masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem. ‘’Terutama bagi yang tinggal di wilayah rawan bencana,’’ tuturnya. (tr1/c1/isd/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button