Ponorogo

WASKITA JAWI: Ruang Berbagi Santri

PONOROGO  – Bulan ramadhan menjadi momen yang tepat untuk belajar agama. Hal itu yang mendasari Gus Ziyyulhaq dalam menyelenggarakan pendidikan non formal lewat Pesantren Waskita Jawi. Di bulan suci ini, Waskita Jawi berfungsi menjadi ruang berbagi ilmu bagi semua kalangan.

Waskita Jawi didirikan Gus Ziyyulhaq di Brotonegaran, Ponorogo sejak setahun terakhir. Pembelajaran yang diberikan beragam. Mulai agama, sejarah, kebudayaan termasuk Islam Nusantara. ‘’Kami terbuka dengan siapapun yang ingin belajar,’’ tutur Gus Ziyyulhaq.

Di luar ramadhan, pengajian diselenggarakan minimal tiga kali setiap bulan. Saat ramadhan, intensitasnya ditingkatkan. Sore hari, santri mengaji di ruang terbuka di belakang rumah kiai tersebut. Usai mengaji, sejumlah santri ada yang melanjutkan pekerjaan membuat blangkon. Di luar santri mukim yang di antaranya merupakan anak jalanan, kalangan terpelajar juga nyantri non mukim. Mulai mahasiswa hingga dosen. Kami terbuka dengan siapapun yang ingin belajar. Bulan lalu, akademisi dari Leiden, Belanda, studi literatur sejarah dan kebudayaan di sini,’’ imbuhnya. (naz/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button