Madiun

Warga Wonoasri Kena OTT Pupuk Ilegal

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Perbuatan Slamet Romadhon sungguh kelewatan. Di saat pupuk subsidi langka, warga Desa/Kecamatan Wonoasri itu justru berbuat culas dengan mengedarkan pupuk organik ilegal. ‘’Dijual (pupuk ilegal) ke area Dungus dan Kare,’’ kata Slamet dihadapan wartawan, Rabu (16/12).

Slamet mengaku mengambil pupuk palsu itu dari seorang produsen asal Gresik. Satu sak pupuk berukuran 50 kilogram dijual Rp 100 ribu ke kios pertanian. Dari situ, keuntungan yang didapatkan Rp 40 ribu. Sementara, dia mengaku kepada polisi sudah menjual 110 sak pupuk dengan keuntungan yang didapat Rp 4,4 juta.

Wakapolres Madiun Kompol Faisol Amir menyebut pihaknya mengamankan total 40 sak. Masing-masing berukuran 50 sak. ‘’Semoga petani lebih bijak dalam memilih pupuk,’’ tuturnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button