Pacitan

Warga Wiyoro Meninggal Terpapar Korona

Tinggal Tiga Pasien Dirawat, Angka Kesembuhan Capai 93,8 Persen

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Kasus persebaran virus korona di Pacitan makin terkendali. Sampai dengan Minggu (13/9) Tim Gugus Tugas Penanggulangan (TGTP) Covid-19 setempat menyatakan tinggal pasien terkonfirmasi yang dirawat. ‘’Terbaru sembilan pasien dinyatakan sembuh. Dengan begitu, angka kesembuhan saat ini menjadi 93,8 persen,’’ kata Jubir TGTP Covid-19 Pacitan Rachmad Dwiyanto.

Sekalipun recovery rate tergolong tinggi, namun kasus kematian akibat Covid-19 bertambah. Saat ini fatality rate Pacitan sesuai data Jatim Covid-19 mencapai 3,09 persen dengan jumlah korban jiwa tiga orang.

Pasien terakhir yang meninggal tercatat berasal dari Desa Wiyoro, Ngadirojo, Jumat lalu (11/9). Namun, laporan kasus kematian tersebut baru diterima TGTP Covid-19 sehari setelahnya (12/9). ‘’Pasien sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Ponorogo selama tiga hari. Yang bersangkutan meninggal karena memiliki penyakit penyerta alias komorbid,’’ terang Rachmad.

Diungkapkannya bahwa kasus tersebut tidak terdeteksi oleh TGTP Covid-19 Pacitan. Pihaknya baru mengetahui yang bersangkutan meninggal terpapar korona setelah mendapatkan kabar dari pihak rumah sakit. ‘’Informasinya diperoleh melalui sambungan telepon,’’ ungkap kepala diskominfo tersebut.

Meski demikian, Rachmad memastikan proses pemakaman pasien meninggal itu dilakukan dengan protokol Covid-19. Selain kasus tersebut, kemarin pihaknya juga mendapati tambahan satu pasien terkonfirmasi asal Desa Pagotan, Arjosari. Perempuan berusia 21 tahun. ‘’Yang bersangkutan diduga terpapar Covid-19 sepulang dari daerah zona merah. ‘’Seluruh keluarga pasien sudah kami lakukan tracing dan swab test. Tinggal menunggu hasil,’’ pungkas Rachmad. (gen/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close