Magetan

Warga Sumberagung Positif Covid-19 Dimakamkan tanpa Prokes

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Konsekuensi berat dihadapi warga Sumberagung, Plaosan. Tindakan mereka menjemput jenazah warganya yang positif Covid-19 dari RSUD dr Sayidiman Jumat lalu (7/5) berujung petaka. Hasil tracing yang dilakukan dinas kesehatan (dinkes), satu warga setempat reaktif tes cepat antigen. ‘’Akibat miskomunikasi. Awalnya warga kami itu kecelakaan,’’ kata Kades Sumberagung Supardi, Senin (10/5).

NH, warga Sumberagung, Plaosan, awalnya mengalami kecelakaan dan dilarikan ke Puskesmas Plaosan. Karena cedera yang dialami cukup parah, lantas dirujuk ke RSUD. Sempat menjalani tes cepat antibodi dan hasilnya nonreaktif. ‘’Karena keterbatasan fasilitas, akhirnya dirujuk ke RSUD dr Soedono,’’ terangnya.

Nahas, NH meninggal pada Jumat lalu. Jenazah lantas dipulangkan ke RSUD dr Sayidiman dalam kondisi sudah di dalam peti. Warga lantas menjemput jasad NH. Ternyata hasil swab di RSUD dr Soedono menunjukkan bahwa NH positif. Namun, sudah telanjur dijemput tanpa protokol kesehatan (prokes). ‘’Jadi, warga tahunya meninggal karena kecelakaan. Tidak tahu kalau positif Covid-19,’’ jelas Supardi.

Lantaran tidak tahu, warga pun mengeluarkan jasad NH dari dalam peti untuk dimandikan. NH juga dimakamkan tanpa protokol kesehatan. Konsekuensi berat akhirnya harus dihadapi warga. Hingga kemarin sudah 20 warga diminta menjalani tes cepat antigen. Satu orang reaktif. ‘’Kami ingin menekankan bahwa warga tidak mengetahui kalau jenazah NH itu positif Covid-19. Kalau tahu, tentu akan mematuhi protokol kesehatan,’’ tegas Supardi. (fat/c1/naz)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button