Pacitan

Warga Penuhi Kebutuhan Pemudik yang Karantina Mandiri

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan Warga Desa Bangunsari, Pacitan, kompak membantu pemudik dari Jakarta yang menjalani isolasi mandiri 14 hari. Mereka memberi kebutuhan berbuka dan sahur. Kontaknya pun terbatas, makanan digantungkan di pagar depan rumahnya. ‘’Ini  salah satu bentuk perhatian kami untuk keluarga mereka. Prinsipnya kami menerima mereka,’’ kata Yayuk Susilaningtyas, salah seorang warga setempat, Selasa (19/5).

Menurut dia, pasangan suami istri tersebut juga sangat kooperatif. Mulai melaporkan diri dan bersedia isolasi mandiri. Pun disiplin tak keluar rumah. Bahkan,  orang tua pemudik tersebut rela mengungsi ke rumah adiknya di Baleharjo, Pacitan. Sehingga, rumahnya bisa ditempati untuk karantina mandiri. ‘’Kalau saya ikut berkumpul di satu rumah, sama juga jadinya. Untuk kebutuhan sehari-hari, kadang juga saya antar dan taruh di pagar,’’ kata Tri Andarini, ibu pemudik tersebut.

Tri beruntung, anaknya punya kesadaran dan tetap menerapkan protokol kesehatan di kampung halaman. Sementara Andi Pramana, salah seorang pemudik yang tengah menjalani karantina, salut dengan perhatian tetangganya. Dengan dukungan masyarakat termasuk keluarganya, dia merasa aman dan tanpa beban menjalani isolasi. ‘’Saya datang sekitar empat hari lalu. Jujur saya kagum dan sangat terharu dengan perlakuan mereka,’’ ucapnya. (mg2/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close