Madiun

Warga Ngrayung Bersikukuh Tidak Beri Izin Peternakan Ayam

MADIUN – Salah satu peternakan ayam potong di Desa Mojopurno, Wungu, Kabupaten Madiun, harus ditutup. Selain lokasinya dekat permukiman, peternakan tersebut belum mengantongi izin usaha. Sebab, izin usaha penting jika berdampak terhadap lingkungan. ‘’Proses permohonan izinnya juga tidak gampang,’’ kata Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun Edy Bintardjo kemarin (20/2).

Dia menyebut, jika warga setempat tidak setuju ada kandang ayam atau aktivitas peternakan, seharusnya pemiliknya tidak memaksakan kehendak. Meski hanya penampungan atau tidak setiap hari ada ayamnya, menurut Edy, prosedurnya sama saja. Harus mengantongi izin usaha. ‘’Kalau gak mau nurut, tutup saja,’’ tegasnya.

Pihaknya bakal mengkroscek kondisi kandang yang mepet permukiman warga di Dusun Ngrayung, RT 30 RW 03, itu.   Jika terbukti melanggar, pihaknya bakal melaporkan ke satpol PP. ‘’Jika perlu, kami tetap akan layangkan surat ke pihak berwenang untuk melakukan teguran sampai penutupan kalau memang terbukti melanggar,’’ ujarnya.

Hingga kini peternakan ayam itu masih beroperasi. Padahal, Senin (4/2) warga setempat yang terganggu keberadaan kandang ayam itu telah melapor ke satpol PP. Bahkan, satpol PP telah menindaklanjuti dengan melayangkan surat peringatan kepada pemilik peternakan. ‘’Kami terganggu bau kotoran ayam dan lalat dari kandang itu,’’ kata Suwadi, salah seorang warga yang rumahnya di samping peternakan.

Suwadi mengungkapkan, dia dan 30 warga lainnya sudah menandatangani surat kesepakatan tidak memberi izin pada pemilik untuk membuka peternakan di wilayahnya. Sebab, dampaknya mengancam kesehatan masyarakat setempat. ‘’Sampai kapan pun, kami tidak akan mengizinkan kawasan padat penduduk ini jadi tempat beternak ayam,’’ tegasnya.

Dalam waktu dekat mereka bakal kembali mendatangi satpol PP untuk menanyakan kejelasan pemberian SP-2. Menurut dia, hingga saat ini belum ada iktikad baik dari pemilik. Tidak ada istilah tutup sementara meski berjanji akan mengurus izin usaha. Pun tidak ada tanda-tanda mau menutup usahanya. ‘’Kamis ini (20/2) kami akan tanyakan lagi ke satpol PP,’’ ujarnya. (mg4/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button