Pacitan

Warga Kiteran Trauma Diterjang Banjir Bandang

Pasang Spanduk, Minta Tanggul Jebol Dibangun

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Trauma masih menghinggapi warga Dusun Kiteran, Desa Kembang, Pacitan, akibat banjir bandang beberapa tahun lalu. Tanggul Sungai Grindulu di dusun setempat jebol. Traumatik itu diungkapkan dengan memasang spanduk berisi tulisan bernada tuntutan pembangunan tanggul. ‘’Kami sangat khawatir, tidak tenang melakukan aktivitas sehari-hari,’’ kata Slamet Riyadi, warga setempat, Senin (9/12).

Kami butuh tanggul!!! Agar hak hidup kami nyaman. Dusun Kiteran jangan ditenggelamkan! Tulisan itu terbentang di selembar spanduk kawasan tanggul Sungai Grindulu yang ambrol. Warga nekat memasangnya lantaran menilai tak ada kejelasan terkait pembangunan tanggul. Ide itu muncul salah satunya karena alat berat yang sebelumnya ada di lokasi sudah tidak ada lagi. ‘’Yang kami inginkan itu tidak muluk-muluk, kejelasan keamanan dari bencana di sini,’’ ujar Slamet.

Kekhawatiran itu muncul akibat banjir pada 2017 maupun 2018. Pun belakangan hujan sudah beberapa kali turun. Slamet dan warga lainnya takut tiba-tiba air Sungai Grindulu meluap. Selain menimpa sekitar 350 kepala keluarga, puluhan hektare lahan padi dulu sempat porak-poranda. ‘’Warga sini sudah bersabar semaksimal mungkin selama ini. Semoga tanggul segera dibangun,’’ harapnya.

Menyikapi gejolak di Dusun Kiteran, Bupati Pacitan Indartato sempat mendatangi lokasi. Pak In, sapaan Indartato, menilai permintaan warga itu lumrah. Yakni, menghendaki keamanan dan ketenteraman. Kendala dijelaskan langsung di hadapan warga. ‘’Kami sudah mengusulkan ke pemerintah di atas. Karena (dana) tidak keluar, tahun ini didanai APBD Pacitan melalui PAK,’’ jelasnya.

Pembangunan tanggul Sungai Grindulu yang jebol sekitar 70 meter itu juga sudah masuk anggaran induk APBD 2020. Namun, dari rencana anggaran awal Rp 1,5 miliar hanya mendapat jatah Rp 900 juta lantaran berbagai penyebab dan pertimbangan. ‘’Sudah dirapatkan dengan tim. Mudah-mudahan tender bisa cepat, bisa dikerjakan awal 2020 nanti. Ada anggaran juga nanti dari BPBD yang bisa dikerjakan lebih awal,’’ terang Pak In. (den/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close