Magetan

Warga Jonggrang Pasang Palang Pintu KA Darurat

Tak Ada Besi, Bambu pun Jadi

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Pascainsiden seorang penduduk Desa Jonggrang, Barat, terserempet kereta api (KA), warga setempat berinisiatif membuat palang pintu darurat dari bambu. Meski jauh dari standar, setidaknya peranti tersebut membuat para pengguna jalan merasa sedikit aman. ”Tidak hanya dipasang palang, tapi juga ada penjaganya,” kata Juadi, salah seorang sukarelawan penjaga perlintasan tersebut, Senin (20/7).

Juadi menyebut, pemasangan palang pintu di perlintasan sudah mendesak. Pasalnya, sebelumnya telah beberapa kali terjadi insiden serupa. Sementara, pengadaan peranti palang berasal dari sumbangan sukarela pengguna jalan yang melintas. ‘’Termasuk untuk beli cat dan tempat penjaga,” ujarnya.

Meski begitu, Juadi tetap mengharap inisiatif pihak desa maupun Pemkab Magetan memasang palang pintu KA permanen sesuai standar. Apalagi, jalur tersebut kini dilintasi dua kereta api alias double track. ‘’Jika tak ada palang pintunya membahayakan,” sebutnya.

Kades Jonggrang Warsito mengapresiasi inisiatif warganya membuat palang pintu KA darurat. Pun, dia berjanji mengupayakan bantuan untuk menyempurnakan palang tersebut. ”Kami mendukung upaya warga memasang palang pintu KA,” tutur Warsito. (fat/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close