Madiun

Warga Jombang Meninggal di Pintu Tol Madiun, Dievakuasi Petugas APD

Jemput Santri dari Temboro, Korban Sempat Mengeluh Sesak Napas

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Arus lalu lintas di pintu masuk Dumpil Tol Madiun sempat tersendat beberapa saat pada Sabtu siang (25/4). Yang menjadi pemicu adalah meninggalnya SJ, warga Sentul, Kecamatan Tembelang, Jombang secara mendadak ketika mengemudikan mobil Daihatsu Xenia Putih nopol S 1765 ZJ.

Pria berusia 60 tahun itu meninggal di kursi kemudi dengan kepala tertunduk. Belum diketahui penyebab kepastian meninggalnya SJ. Tapi sebelumnya korban sempat mengalami sesak napas. SJ meninggal saat dalam perjalanan mengantarkan dua santri dengan ditemani Sutiyo dari sebuah pondok pesantren (ponpes) di Temboro, Kecamatan Karas, Magetan. Mereka saat itu hendak kembali ke Jombang.

Kejadian tersebut sempat menjadi tontonan para pengguna jalan dan warga setempat. Tidak ada yang berani mengevakuasi jasad SJ dari dalam mobil. Hingga akhirnya petugas medis berpakaian alat pelindung diri (APD) dari RSUD Caruban datang menolong.

Koordinator Pusdalop Gugus Covid-19 Kabupaten Madiun Muhammad Zahrowi mengatakan, penanganan jasad sopir mobil itu sengaja dilakukan dengan protokol kesehatan Covid-19 karena penyebab kematiannya belum diketahui. Apalagi korban diketahui meninggal saat menjemput sejumlah santri dari ponpes di Temboro. Saat proses evakuasi berlangsung, mobil korban lebih dulu disterilisasi dengan menyemprotkan cairan disinfektan. “Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Caruban. Untuk penyebab kematiannya masih kami telusuri. Biar nanti tim medis yang akan menindaklanjuti,” katanya. (jho/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close