Madiun

Wali Kota Maidi Tanggapi Dingin Nyinyiran Netizen Soal Logo

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Wali Kota Madiun Maidi menanggapi dingin sorotan warganet di media sosial (medsos) tersebut. Menurut dia, nyinyiran netizen tidak berdasar. Sebab, pembuatan desain city branding itu telah melalui kajian dan pembahasan dengan paguyuban pencak silat. ‘’Pemkot sudah ada kajian dengan IPSI. Medsos (netizen, Red) silakan saja (berkomentar),’’ kata Maidi.

Kajian tidak hanya menetapkan logo baru Madiun Kota Pendekar. Tapi juga pakaian khas untuk ASN Pemkot Madiun nanti. ‘’Pakaian itu sudah identik, tidak menunjukkan salah satu perguruan. Jadi, sudah disetujui semua. Di medsos itu kan tidak tahu saja. Kalau nggak tahu, tanya dulu. Jangan bicara kalau nggak paham,’’ ucap Maidi.

Dia mengungkapkan, desain logo Madiun Kota Pendekar itu dirancang tim kreatif disbudparpora. Bahkan telah dikonsultasikan ke banyak pihak. Termasuk ke paguyuban pencak silat dan IPSI. ‘’Jurus yang ditampilkan tidak berkaitan dengan salah satu perguruan. Jadi, tidak asal-asalan,’’ sergahnya.

Jika memang tak sepakat dengan logo saat ini, dia menganjurkan mengusulkan logo pembanding. Tentu disertai penjelasan dan makna. ‘’Pastinya logo yang ada sekarang tetap kami pakai. Kalau memang ada usul, sampaikan ke pemkot. Kalau kami perhatikan medsos, tidak kerja-kerja nanti,’’ keluhnya.

Maidi menegaskan, beda soal jika yang mempersoalkan IPSI atau paguyuban pencak silat. Seharusnya kritik netizen itu disampaikan resmi ke pemkot. Dia memastikan akan merespons. ‘’Jangan (komentar) di medsos. Langsung saja tanya ke saya atau ke disbudparpora. Kami welcome,’’ tuturnya. (her/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button