Advertorial

Wali Kota Maidi Sebut Stok dan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran Aman

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun terus berupaya mengendalikan harga dan ketersediaan pangan selama Ramadan dan menyambut Lebaran 2021. Sejauh ini, upaya itu menghasilkan inflasi yang rendah serta ketersediaan barang untuk masyarakat.

Berdasarkan catatan BPS setempat, inflasi Kota Madiun cukup terkendali. Angkanya sebesar 0,06 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) 105,32. ‘’Sementara ketersediaan barang relatif aman khususnya dalam hal kebutuhan pokok,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Jumat (7/5).

Selain itu, sesuai laporan dari Bulog stok beras di gudang relatif aman untuk memenuhi kebutuhan hingga beberapa bulan ke depan. Ketersediaan gula pasir juga cukup. Apalagi, sebelumnya pemkot juga mendapatkan pasokan gula sebanyak 2,5 ton dari PG Rejo Agung pada Rabu lalu (5/5).

Yang penting, kata Maidi, masyarakat tidak perlu khawatir terkait kebutuhan pangan selama Lebaran. Dia memastikan semua tersedia cukup di pasar. Sementara untuk komoditas yang relatif kurang tahan lama seperti cabai, Maidi terus mengupayakan agar stoknya bisa memenuhi permintaan konsumen. ‘’Saya sudah minta dinas perdagangan untuk memantau secara berkala ketersediaan dan harga bahan pokok di pasar. Kalau ada kenaikan harus seperti apa,’’ ujar mantan Sekda Kota Madiun tersebut.

Selain menjamin ketersediaan dan harga pangan, Maidi meminta Satgas Pangan untuk meningkatkan pengawasan pengamanan perdagangan. Kemarin (6/5) dirinya bersama dengan forkopimda sempat meninjau perkembangan harga dan stok bahan pokok di Pasar Besar Madiun (PBM).

Dari hasil sidak tersebut, Maidi berharap ada langkah antisipasi, antara lain identifikasi awal dari stok termasuk mengoptimalkan peran Satgas Pangan. Untuk kejadian khusus, pihaknya berharap ada langkah antisipasi dengan menggelar pasar murah. ‘’PBM sudah ready semua. Artinya semua barang bahan pokok tidak akan kekurangan,’’ katanya.

Di sisi lain, Maidi mengaku pemkot sudah menyiapkan beberapa lapak UMKM yang ada di kelurahan untuk persediaan lumbung pangan. Tujuannya untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan bahan pokok mendekati Lebaran. ‘’Kami sudah bekerja sama dengan Bulog untuk mengisi 27 titik lokasi (lumbung pangan) yang sudah disediakan. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir untuk kekurangan bahan pokok,’’ pungkasnya. (her/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button