Advertorial

Wali Kota Madiun: Jadikan Wisma Haji sebagai RS Lapangan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Lonjakan kasus Covid-19 hingga pasien membeludak di sejumlah rumah sakit rujukan menjadi atensi khusus Pemkot Madiun. Dalam waktu dekat Wisma Haji Kota Madiun bakal; disulap jadi rumah sakit (RS) lapangan. Selain memrioritaskan layanan pasien Covid-19, juga bertujuan menekan bed occupancy ratio (BOR) sejumlah rumah sakit rujukan.

Wali Kota Madiun Maidi menargetkan persiapan RS lapangan tuntas lima hari ke depan. Wisma Haji seluas 4,4 hektare itu sanggup menampung 182 pasien. Dari sebelumnya total kapasitas yang tersedia 112 tempat tidur (TT). RS lapangan memanfaatkan ruang di asrama 2, 3, dan 4 (lantai dan dua), guest house, hingga gudang. ‘’Minggu ini bisa digunakan. Kita lembur,’’ kata Maidi, Senin (19/7).

Maidi berpandangan RS lapangan perlu dibuka untuk menambah jumlah bed. Mengingat kota ini menjadi rujukan Covid-19. RS lapangan dikhususkan untuk pasien gejala ringan dan sedang. ‘’Dibagi, RS lapangan untuk gejala ringan dan sedang, sedangkan RS rujukan untuk pasien sedang dan berat,’’ lanjutnya.

Kebijakan itu ditempuh lantaran tren peningkatan kasus Covid-19 di kota ini masih tinggi. Bahkan BOR rumah sakit rujukan 82 persen. Maidi berharap RS lapangan dapat mempercepat penyembuhan pasien. ‘’Kita lembur siang dan malam, termasuk pembangunan kamar mandi yang menjadi fasilitas di dalamnya. Jadi harus tancap gas,’’ ujarnya.

Selain tambahan tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga medis, dokter spesialis juga disiapkan untuk memantau perkembangan pasien. Maidi berhitung butuh 20 nakes dan tenaga medis. Serta enam dokter spesialis. Dia berharap langkah tersebut dapat mengurai persoalan penambahan kasus. ‘’Nakes dan tim medis termasuk dokter kita siapkan,’’ sambungnya. (her/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button