News

Wakil Indonesia Yang Ikut Serta Dalam Penandatanganan Deklarasi Bangkok Adalah

×

Wakil Indonesia Yang Ikut Serta Dalam Penandatanganan Deklarasi Bangkok Adalah

Share this article

Wakil Indonesia Yang Ikut Serta Dalam Penandatanganan Deklarasi Bangkok Adalah – Guna menjamin keamanan proses pemilu, Polres Temanggung akan menggelar rapat koordinasi di berbagai daerah dan menandatangani deklarasi Tanggal DD, 12 Oktober 2023 11:57:51 236

Temanggung, – Untuk menjamin keamanan dan kedamaian pemilu di wilayah Temanggung, diadakan rapat koordinasi media (Rakorlinsek) untuk mempersiapkan pelaksanaan dan keamanan pemilu 2024.

Wakil Indonesia Yang Ikut Serta Dalam Penandatanganan Deklarasi Bangkok Adalah

Perwakilan Bupati Temanggung Hary Agung Prabowo mengatakan pemilu 2024 merupakan pemilu yang berkeadilan dan merupakan momen politik penting di Partai Demokrat. Pada saat yang sama diadakan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPD, DPRD, dan terakhir di Plakada yang berarti Gubernur-Wakil Gubernur, Bupati-Wakil Gubernur, serta Walikota dan Wakil. yang dilakukan pada tahun yang sama yaitu tahun 2024.

Hadiri Deklarasi Damai Pemilu 2024,wabup Ardani Mendengarkan Sambutan Dan Arahan Pj Gubernur Sumsel

“Ini akan menjadi ujian nyata bagi masyarakat Indonesia dalam menjalankan demokrasi. Bukan hanya sekedar melaksanakan undang-undang reformasi tahun 1998, tapi kita harus menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara demokratis. Parents,” kata aktor tersebut. Bupati Temanggung Hary Agung Prabowo, Rabu (10/11/2023).

Menurutnya, pekerjaan ini harus disertai dengan banyak tantangan, antara lain permasalahan khusus dalam pemilu, partisipasi pemilih, ketidakamanan saat kampanye, simbol-simbol politik dan banyaknya media sosial, politik uang, dan lain-lain.

“Semua hal ini merupakan tantangan bagi kita dan merupakan tugas kita semua untuk melakukan bagian kita dalam menyelenggarakan pemilu yang baik dan mengembangkan pemimpin agar mendapat dukungan dan kekuatan yang diperlukan negara,” ujarnya.

Pemerintah daerah diberikan untuk memastikan semuanya berjalan baik, pekerjaan-pekerjaan yang diperlukan sesuai undang-undang seperti pengangkatan pegawai di Sekretariat PPK, Panwaslu dan Sekretariat PPS, PKK, Penyediaan rumah kepada Panwaslu, termasuk dukungan dana untuk pemilu daerah. dan mendukung kelancaran pemilihan umum serta melaksanakan tugas lain sesuai kebutuhan.

Penandatanganan Kerja Sama Pasmar 2 Dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo

“Saya yakin di tengah tantangan yang ada saat ini, ada pengalaman dalam penyelenggaraan pemilu-pemilu sebelumnya, dan kita mempunyai pengetahuan yang cukup untuk mempersiapkan prosesnya. Pemilu 2024 lebih baik dari pemilu-pemilu sebelumnya,” ujarnya.

Ketua AKBP Temanggung Ari Sudarajat mengatakan tahun 2024 akan menjadi momen politik yang sangat penting. Sebab, pada tahun tersebut, konvensi terbesar Partai Demokrat digelar.

“Jadwal kerja ini bukanlah tugas yang mudah, karena menentukan masa depan negara dan pemerintahan.” Polres Temanggung dengan dukungan instansi terkait dan seluruh elemen masyarakat siap melakukan pencegahan menjelang pemilu, ujarnya.

Menurut anggota polisi, persiapan pengamanan yang dilakukan Polsek Temgugang adalah untuk memastikan sistem Partai Demokrat mulai tahap pendaftaran dan verifikasi pemilih pada Juli 2023 hingga pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada Oktober 2024.

Baca Juga  Apa Akibatnya Bila Udin Dan Mutiara Tidak Bekerja Sama

Pemkab Sleman Deklarasikan Pemilu Damai 2024

Dijelaskannya, konsep dan tujuan keamanan adalah menciptakan keamanan yang baik dan mewujudkan keamanan masyarakat dengan menggandeng upaya preventif dan preventif untuk mencegah meningkatnya keamanan dan keresahan sosial yang menimbulkan konflik sosial, primordialisme (SARA) isu pertama, pada saat dan setelahnya. pemilu 2024.

“Untuk Pemilu 2024 di Kabupaten Temanggung yang diprioritaskan adalah mendirikan total 2.518 tempat pemungutan suara (TPS), dimana 1 (satu) diantaranya merupakan TPS khusus, serta jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 616.057 buah. .Ada 20 RW, 289 desa dan kelurahan,” jelasnya.

Kapolsek Teminggang, Polda Jateng menyebutkan, 543 personel telah terbagi dalam 6 satgas dan siap memberikan perlindungan dan pendampingan TNI dalam menghadapi segala ancaman yang mungkin timbul di seluruh tahapan pemilu. dan petugas Linmas.

“Masing-masing level dianalisis krisis ancaman dan gangguan terhadap keselamatan masyarakat yang berbeda-beda. Oleh karena itu, keterlibatan aparat kepolisian dan instansi, begitu pula dengan bangunan dan infrastruktur yang akan digunakan akan berbeda,” ujarnya.

Disaksikan Kapolri, Forkopimda Jatim Gelar Deklarasi Pemilu Damai

Kapolri menekankan perlunya kerja sama yang baik, dengan KPU penyelenggara pemilu, Polri, TNI dan LINMS bidang keamanan, parpol peserta pemilu dan Bawaslu sebagai lembaga pengawas dan penegak hukum di Kabupaten Temenggang. menjaga keharmonisan.

Dalam situasi ini, lanjutnya, perlu adanya kerja sama bersama antara penyelenggara pemilu, aparat keamanan dan pemilih, serta seluruh elemen terkait.

“Perlu kami tekankan bahwa kami TNI dan Polari kuat dan menjaga imparsialitas dalam mengawasi seluruh aspek pemilu. Jadi, melalui kesempatan baik ini, kami akan mengakhirinya dengan damai. Yang terjadi adalah upaya memulai pemilu yang aman dan adil dengan damai,” harapnya. Pada tanggal 8 Agustus 1967, isi Deklarasi Bangkok ditandatangani oleh 5 orang perwakilan Indonesia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Malaysia. Kelima tokoh tersebut mewakili pemerintah negaranya.

Deklarasi Bangkok menjadi dasar berdirinya organisasi regional di kawasan Asia Tenggara yang disebut Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) atau Association of Southeast Asian Nations (Perbara).

Deklarasi Pemilu Damai, Pj Wali Kota Ingatkan Netralitas Asn

ASEAN didirikan untuk mempertemukan berbagai perbedaan yang ada di negara-negara Asia Tenggara. Selain itu, tujuan utama ASEAN adalah untuk meningkatkan stabilitas ekonomi, sosial, budaya, perdamaian dan kesempatan untuk menyelesaikan perselisihan antar anggotanya melalui dialog.

Pada awal berdirinya, anggota ASEAN hanya ada 5 orang, yaitu Indonesia, Filipina, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Oleh karena itu, 5 negara di atas bisa disebut sebagai landasan ASEAN.

Sejak itu, keanggotaan organisasi ini terus bertambah dan semakin banyak anggota yang bertambah, termasuk Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar dan Kamboja.

Pada awal tahun 2022, jumlah anggota ASEAN akan melebihi 10 negara. Baru-baru ini, Timor-Leste mengajukan permohonan menjadi anggota ASEAN pada tahun 2011. Namun, keanggotaan Timor-Leste di ASEAN belum dipastikan.

Baca Juga  100 Ml Air Berapa Sendok Makan

Pcb Terpadu 2022 Satukan Komitmen Parpol Untuk Politik Bebas Dari Korupsi

Sejarah Berdirinya ASEAN Sejarah Deklarasi Bangkok tidak dapat dipisahkan dari sejarah berdirinya ASEAN, karena deklarasi tersebut menandai lahirnya Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara.

Sejarah berdirinya ASEAN dipengaruhi oleh konflik pasca Perang Dunia Kedua antara dua kekuatan besar, Amerika Serikat dan Uni Soviet.

Kedua negara ini terlibat dalam Perang Dingin selama bertahun-tahun sejak tahun 1947.

Misalnya perang di Vietnam. Secara tidak langsung, Perang Vietnam merupakan perang kepentingan antara Blok Timur (Uni Soviet) dan Blok Barat (Amerika Serikat).

Jelang Pemilu 2024, Puluhan Ormas, Lsm Dan Perguruan Silat Di Purbalingga Gelar Deklarasi Damai

Situasi berbeda seperti contoh di atas dapat mempengaruhi stabilitas dan keamanan negara-negara Asia Tenggara. Oleh karena itu perlu adanya suatu organisasi atau organisasi sebagai wadah yang bertujuan untuk melestarikan, melindungi dan mempersatukan negara-negara Asia Selatan.

Sebelum terbentuknya ASEAN, sebenarnya terdapat banyak organisasi serupa di Asia Tenggara. Misalnya SEATO (South East Asia Treaty Organization) pada tahun 1954, Association of Southeast Asia (ASA) pada tahun 1961, dan Malaysia-Filipina-Indonesia (Maphilindo) pada tahun 1963.

Namun ketiga organisasi tersebut belum bisa memberikan dampak yang jelas bagi negara-negara Asia Tenggara. Faktanya, hal itu disebabkan banyaknya perbedaan kepentingan dan pendapat masyarakatnya. Negara-negara Asia Tenggara memiliki perbedaan besar dalam budaya, agama, latar belakang, kepercayaan, ekonomi dan sebagainya.

Maka dalam perkembangannya, pembentukan organisasi di lingkungan Asia Tenggara dirasa perlu. Hal ini terutama merupakan upaya untuk menghindari pengaruh blok Barat dan Timur selama Perang Dingin. Banyak negara seperti Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura dan Filipina telah menandatangani perjanjian untuk menengahi perselisihan dengan menciptakan serikat pekerja yang kuat.

Anies Ajak Capres Cawapres Amankan Suara Pemilih Untuk Pemilu 2024

Isi Deklarasi Bangkok 8 Agustus 1967 Pada tanggal 8 Agustus 1967, perwakilan lima negara sepakat untuk menandatangani Deklarasi Bangkok setelah membahas rencana pembentukan organisasi regional di kawasan Asia Tenggara. Deklarasi Bangkok kemudian menjadi dasar berdirinya ASEAN.

Penandatanganan Deklarasi Bangkok menunjukkan berdirinya ASEAN secara resmi dan mempunyai misi, visi, identitas, komunitas (a vision, anidentity and a community). Ini adalah organisasi kerjasama di negara-negara Asia Tenggara. Organisasi ini didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok.

Hingga saat ini, sudah sepuluh negara di Asia Tenggara yang bergabung dalam organisasi ini. Berdasarkan laman Sekretariat Nasional ASEAN, negara-negara yang terlibat aktif adalah Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja.

Berdirinya ASEAN ditandai dengan Deklarasi Bangkok yang mewakili masing-masing negara, seperti Menteri Luar Negeri Indonesia (Adam Malik), Wakil Perdana Menteri Malaysia (Tun Abdul Razak), Menteri Luar Negeri Filipina ( Narciso Ramos).

Baca Juga  Apa Yang Dimaksud Dengan Mengembun

Ikut Tandatangani Deklarasi Pemilu Damai, Ini Pesan Kapolres…

Di antara perwakilan kelima negara tersebut, ada satu orang asal Filipina yang terkenal dengan kemampuannya dalam urusan publik, yaitu Narciso Ramos.

Dari buku Mengenal Tokoh Pendiri ASEAN karya Fajriton Noorhaditi, di bawah ini biografi singkat Narguso Ramos dan sejarah kiprahnya di bidang diplomasi.

Pemilik nama lengkap Narciso Rueca Ramos, lahir 11 November 1900 di Asingan, Pangasinan, Filipina. Dia adalah putra dari Placido Ramos dan Ramona Rueca.

Ramos memulai pendidikan awalnya di SD Asangan dan dilanjutkan di SMA Manila. Setelah lulus pada tahun 1919, warga negara Filipina ini mengenyam pendidikan tinggi dari Universitas Filipina dengan gelar master di bidang jurnalisme.

Parpol Di Tasikmalaya Peserta Pemilu 2024, Siap Damai

Tak hanya itu, Ramos juga belajar hukum di Universitas Nasional dan memperoleh gelar sarjana hukum. Dalam upaya untuk mendapatkan pekerjaannya, dia mengikuti ujian pengacara dan mengumumkan bahwa dia lulus.

Setelah itu, Ramos membuka kantor hukum di provinsi Pangasinan, tempat ia dilahirkan. Ia juga membuka praktik di kota Manila. Banyak yang menyebut beliau sebagai pionir di bidang hukum di Pangasinan.

Peran Ramos sebagai pengacara terlihat dari pembelaannya yang kuat terhadap masyarakat miskin dan tertindas. Apalagi profesi pengacara sedang populer dan langka saat itu.

Ramos memasuki dunia politik pada tahun 1934. Ia terpilih mewakili distrik ke-5 Pangasinan untuk Badan Legislatif Filipina ke-10. Saat menjadi politisi, Ramos tampil sangat baik. Oleh karena itu, ia terpilih kembali menjadi anggota Kongres pada pemilihan umum berikutnya.

Kapolres Tapteng Pimpin Penandatanganan Deklarasi Perang Narkoba Di Sman 1 Tukka

Setelah Filipina merdeka, pada tahun 1946, Ramos menjadi sosok yang populer di negara tersebut. Bahkan, ia mendapat panggilan untuk bertemu dengan Presiden Manuel Roxas.

Bersama Duta Besar Joaquin Elizalde, Ramos diminta untuk mendirikan Dinas Luar Negeri dan mengatur kedutaan Filipina pertama di Washington, DC, Amerika Serikat. Ia juga merumuskan prinsip-prinsip dasar UU Dinas Luar Negeri.

Setelah itu, Ramos berhasil mendapatkan uang dengan mengirimkan perwakilan Filipina ke negara-negara sosialis dan Amerika Latin. Setelah itu, karir panjang Ramos di bidang diplomasi dimulai.

Ia melanjutkan pekerjaannya hingga ia menjadi penguasa

Bupati Mojokerto Ajak Masyarakat Gunakan Hak Suaranya Di Pemilu 2024

Menteri luar negeri indonesia yang menandatangani deklarasi bangkok, tujuan asean dalam deklarasi bangkok, menteri luar negeri indonesia yang ikut menandatangani deklarasi bangkok adalah, kapan deklarasi bangkok, tempat penandatanganan deklarasi bangkok, deklarasi bangkok adalah, penandatanganan deklarasi bangkok, deklarasi bangkok, tokoh yang menandatangani deklarasi bangkok, 5 menteri yang menandatangani deklarasi bangkok, negara yang menandatangani deklarasi bangkok, menteri luar negeri indonesia yang menandatangani deklarasi bangkok adalah