Ngawi

Wah! Cabdindik Temukan Praktik Curang Peserta PPDB SMA/SMK di Ngawi

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Praktik curang dengan mengakali kartu identitas diri menghiasi pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) TA 2021/2022 SMA/SMK sederajat di Ngawi. Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Ngawi menemukan sejumlah peserta yang memanipulasi kartu keluarga (KK)-nya.

Dokumen kependudukan itu menjadi syarat mendaftar di jalur zonasi sesuai aturan main Permendikbud 1/2021. ‘’Kami temukan kurang dari 10 orang,’’ kata Dyan Saptohadi, koordinator PPDB 2021/2022 Cabdindik Jatim Wilayah Ngawi, Sabtu (22/5).

Dyan mengatakan, praktik culas itu diketahui kala mengecek data profil calon pendaftar di sistem. Sebelum PPDB online jalur zonasi dimulai pekan depan. Lampiran KK yang diunggah para calon peserta dicocokkan dengan panduan Permendikbud 1/2021. Ternyata ada yang baru dibuat menjelang PPDB. Hal tersebut bertentangan dengan regulasi yang mempersyaratkan dokumen itu berusia minimal setahun. ‘’Setelah dicek kembali ternyata si calon peserta itu statusnya bukan anak kandung,’’ bebernya.

Tim PPDB menengarai calon peserta melakukan kecurangan. Manipulasi KK sebagai akal-akalan masuk lembaga pendidikan di luar zonasi tempat tinggal. Dalam pelaksanaan PPDB selama ini, praktik titip nama pada KK kerabat disebut kerap ditemukan. ‘’Calon peserta itu harus daftar di sekolah sesuai zonasi di domisilinya,’’ tegasnya. (sae/c1/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button