Madiun

Waduk Dawuhan Kering, Ribuan Hektare Sawah di Madiun Tak Terairi

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Pintu air Waduk Dawuhan ditutup rapat. Bendungan di Desa Sidomulyo, Wonoasri, itu tak lagi dapat menyuplai kebutuhan air irigasi ribuan hektare lahan pertanian. ‘’Ketinggian air sudah di bawah batas minimal, yaitu 2,5 meter,’’ kata Agung Wirasat, petugas operasional Waduk Dawuhan, Senin (6/9).

Waduk Dawuhan kini mengering. Tinggi permukaan air normal sembilan meter. Sementara saat ini tinggal dua meter. Penyusutan volume air sudah tampak sejak Mei lalu. ‘’Karena itu, mulai September ini pintu air ditutup,’’ ujarnya.

Dampak penutupan tersebut akan dirasakan para petani. Khususnya pemilik sawah di wilayah Kecamatan Wonoasri, Madiun, dan Balerejo. Sebab, Waduk Dawuhan selama ini menjadi tumpuan lahan pertanian di tiga wilayah kecamatan tersebut. ‘’Total area pertaniannya 1.273 hektare. Akhir Agustus lalu masih bisa dialiri air irigasi,’’ ungkapnya. (den/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button