Mejayan

Waduh! 23 Nakes RSUD Caruban Positif

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Badai Covid-19 belum berlalu. Bahkan, saat ini tak ada lagi tempat tidur (TT) nganggur di RSUD Caruban. Bed occupancy ratio (BOR) rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 itu penuh. ‘’BOR per hari ini penuh,’’ kata Direktur RSUD Caruban Farid Amirudin, Rabu (30/6).

Balakangan BOR RSUD Caruban memang tinggi. Namun, Senin lalu (28/6) masih tersisa tujuh bed kosong. Lonjakan paparan coronavirus belakangan ini berbuntut membeludaknya pasien positif di rumah sakit rujukan. ‘’Saya kira, kondisi RS (rujukan) se-Madiun Raya BOR-nya di atas 70 persen,’’ ujar Farid.

Daya tampung maksimal RSUD Caruban 80 TT. Kapasitas ini sejatinya sudah digelembungkan, yakni dari 73 bed. ‘’Belakangan sudah ada penambahan sebagai antisipasi lonjakan kasus. Ruang Flamboyan yang sebelumnya untuk tujuh TT, seminggu lalu dijadikan 14 TT,’’ jelasnya.

Lonjakan kasus positif ini, Menurut Farid, akibat momen Lebaran dan klaster hajatan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan peningkatan akan terus terjadi. Sebab, 28 persen dari total pasien positif di RSUD Caruban adalah tenaga kesehatan (nakes) dari rumah sakit tersebut. ‘’BOR sampai penuh juga karena beberapa nakes terpapar. Kini sudah 23 nakes (positif Covid-19),’’ ungkap Farid. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button