Mejayan

Wacana Pemkab Madiun Duakan Bank Jatim Belum Luntur

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Upaya mengurai benang kusut pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Madiun awal bulan lalu membuahkan hasil. Kendati demikian, wacana menduakan Bank Jatim belum luntur. ‘’Seperti apa peningkatan pelayanan Bank Jatim, akan dilihat sampai akhir tahun nanti,’’ kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun Hadi Sutikno, Rabu (13/10).

Namun, wacana pemkab menggandeng bank lain sebagai supporting Bank Jatim dalam pengelolaan PBB-P2 tidak serta-merta dapat diambil. Sutikno menegaskan, komitmen Bank Jatim dalam pengoptimalan PBB-P2 juga harus dipertimbangkan. ‘’Ada kerja sama antara pemkab dengan Bank Jatim. Ada klausul tanggung jawab masing-masing. Untuk itu, dilihat dulu komitmennya ke depan,’’ ujarnya.

Pihaknya sudah menyampaikan rencana kerja sama dengan bank lain ke Bank Jatim. Bank milik Pemprov Jatim itu pun merespons masih perlu mempelajari. Diketahui, wacana menduakan itu lantaran jangkauan pelayanan Bank Jatim yang dinilai tak optimal. Tidak seluruh wilayah kecamatan terdapat kantor kas. ‘’Potensi kerja sama dengan bank lain belum final,’’ ungkap Sutikno. (den/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button