Madiun

Viral Video Warga Meninggal di Motor Roda Tiga, Diskominfo: Tak Perlu di Take Down

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Video dengan suara bernada tak puas atas pelayanan RSUD Caruban telanjur beredar di media sosial (medsos). Pemicunya, pihak keluarga menolak pasien dites swab. Kini, potongan video ketika pasien meninggal dalam perjalanan di atas bak kendaraan roda tiga itu telah jadi konsumsi publik.

Besar kemungkinan video dapat diunduh lantas disebarluaskan lagi melalui berbagai aplikasi. Pun, bisa saja disalahgunakan di kemudian hari. ‘’Potensi seperti itu ada. Hemat saya, belum perlu membuat laporan ke pemerintah pusat,’’ kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Madiun Sawung Rehtomo, Kamis (29/7).

Menurut Sawung, kecil kemungkinan pihaknya secara mandiri melapor ke pemerintah pusat untuk mencegah video viral itu tersebar luas. Dia menyebut, mestinya pihak RSUD Caruban yang lebih dulu membuat laporan sebagai pihak dirugikan ke kepolisian. ‘’Arahnya tidak melulu ke ranah hukum, tapi bisa sebagai pembelajaran bagi pengguna medsos yang lain,’’ ujarnya.

Sawung tak memungkiri video itu dapat diunduh pengguna medsos lain. Pun, tak menutup kemungkinan disalahgunakan pihak tak bertanggung jawab demi tujuan tertentu. Sawung mengatakan, take down video tak perlu dilakukan. Sebab, agar tidak ada kesan pemerintah menutup-nutupi sesuatu. ‘’Misal ada kejadian video diunggah lagi dengan maksud dan tujuan tak benar, semua kembali lagi ke pihak yang dirugikan,’’ ungkap Sawung. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button