Magetan

Vaksinasi Tahap Kedua Molor Empat Hari

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Pelaksanaan vaksinasi tahap kedua di Magetan mundur. Semula yang rencana dilakukan kemarin (11/2), dialihkan Senin (15/2). Pihak dinas kesehatan (dinkes) setempat berdalih mundurnya vaksinasi tahap kedua karena disesuaikan teori penyuntikan. ‘’Lebih bagus lebih dari dua pekan agar booster-nya nanti bisa berfungsi maksimal,’’ kata Kasi Surveilans dan Imunisasi Bidang Penanggulangan Penyakit Dinkes Magetan Suwantiyo, Jumat (12/2).

Tiyo, sapaan akrab Suwantiyo, menerangkan, interval 14 hari dari penyuntikan pertama untuk mengenalkan virus. Tempo tersebut dipandang cukup untuk melemahkan serum. Pelemahan itu diperlukan agar suntikan kedua lebih maksimal. ‘’Jika kurang dari dua pekan booster-nya tidak akan sekuat lebih dari dua pekan,’’ bebernya.

Dia menyebut, suntikan kedua menjamin imun dapat terbentuk sempurna. Kendati efikasi atau persentase penurunan penyakit hanya 65,3 persen. Artinya, vaksin hanya berefek kepada 65 dari 100 penerima. ‘’Ini (meski tidak 100 persen, Red) bentuk usaha, dan vaksin Sinovac menunjukkan kemampuan membentuk antibodi 99,74 persen dari hasil uji klinis,’’ terangnya. (fat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button