Advertorial

Vaksinasi Sasar Disabilitas-ODGJ

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Para penyandang disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) juga berhak terlindungi dari infeksi Covid-19. Karena itu vaksinasi antikorona juga menyasar kelompok tersebut. Seperti yang dipusatkan di selter Jalan Srindit, Nambangan Kidul, mulai Senin (9/8). Mereka disuntik vaksin jenis Sinopharm sedangkan pendampingnya Sinovac.

Ikhtiar tersebut sebagai langkah percepatan herd immunity atau membentuk kekebalan kelompok. Pun membuktikan seluruh warga berhak mendapatkan perlindungan dari sisi kesehatan selama pandemi Covid-19. ‘’Mereka (disabilitas dan ODGJ, Red) punya hak yang sama meski ada keterbatasan. Makanya kita dahulukan. Mereka harus kita amankan,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi di sela meninjau pelaksanaan di lokasi, Senin (9/8).

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun Denik Wuryani menjelaskan vaksin Sinopharm jangka waktu pemberian dosis pertama dan kedua minimal 21 hari. Dosis yang diberikan 0,5 mililiter (ml), disuntikkan di lengan kiri atas. ‘’Kemarin kita terima 113 vial vaksin,’’ ujar Denik.
Mekanisme penyuntikkan sama dengan warga lain umumnya. Dimulai dari meja pertama untuk pendaftaran, meja kedua skrining kesehatan dan meja tiga penyuntikkan vaksin. Lalu observasi 30 menit untuk mendeteksi ada tidaknya kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI). ‘’Ada dua tim vaksinator yang berjumlah 15 orang dari Puskesmas Manguharjo,’’ tambahnya.

Sementara Kabid Rehabilitas Sosial, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-P3A) Kota Madiun Rita Susanti membeberkan ada 100 orang yang mendapat vaksinasi. Perinciannya 89 penyandang disabilitas, lima ODGJ, dan enam orang pendamping. Dia berharap vaksinasi ini menjadi bagian dari misi memutus sebaran Covid-19. ‘’Alhamdulillah, karena mereka juga memiliki hak sama untuk divaksin,’’ ucap Rita.

Budi Purwoko, salah seorang peserta vaksinasi, bersyukur. Budi mengapresiasi respons pemerintah melakukan percepatan vaksinasi bagi disabilitas dan ODGJ. Dia yakini setelah disuntik, kekebalan tubuh terbentuk dan mampu menangkal infeksi Covid-19. Kendati demikian dia bertekad tetap menjalankan protokol kesehatan. ‘’Mudah-mudahan dengan vaksin ini kami bisa terhindar dari virus korona,’’ harapnya. (her/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button