Madiun

Vaksinasi ODGJ dan Disabilitas di Kabupaten Madiun Masih Minim

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Ribuan pemerlu kesejahteraan sosial di Kabupaten Madiun juga membutuhkan vaksin antikorona. Baik orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) maupun penyandang disabilitas. Capaian vaksinasi kedua kelompok sasaran itu sejauh ini baru menyentuh angka tiga digit. ‘’Di Desa Sukosari hari ini (kemarin, Red) ada sembilan ODGJ yang divaksin,’’ kata Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun Agung Budiarto, Sabtu (21/8).

Tidak mudah menyuntikkan vaksin kepada ODGJ. Vaksinator maupun tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) mesti sabar. Mereka perlu dibujuk dulu hingga mau divaksin dan tidak berontak saat disuntik. Tak pelak, penyuntikan membutuhkan waktu lebih lama ketimbang vaksinasi orang biasa. ‘’Berkolaborasi dengan dinkes, vaksinasi untuk ODGJ baru dimulai belakangan ini. Sekitar 50-an orang sampai saat ini,’’ ungkap Agung.

Data di dinsos, total ODGJ di Kabupaten Madiun pada 2020 sejumlah 2.072 jiwa. Dari jumlah itu, masih sekitar 2 ribu orang yang belum mendapatkan vaksin. ‘’Vaksinasi ODGJ akan terus berlanjut. Kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait. Kami berharap semua bisa tervaksin di tahun ini,’’ papar Agung. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button