Ponorogo

Vaksinasi Guru Bereskan Dulu Baru Belajar Tatap Muka

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Ada sejumlah syarat yang harus dipertimbangkan Dinas Pendidikan Ponorogo untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). Bahkan, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Ponorogo Aris Cahyono mematok pilihan bagi siswa untuk tetap menjalani pembelajaran dengan sistem dalam jaringan (daring). ‘’Seluruh guru dan tenaga kependidikan, termasuk pesuruh sekolah, harus sudah divaksin kalau PTM dilaksanakan,’’ kata Aris, Senin (7/6).

Selain sarana baku menyangkut protokol kesehatan (prokes), Aris menyarankan para siswa tidak memegang mata, hidung, dan mulut sebelum mencuci tangan dengan sabun. Mereka juga harus dibiasakan tidak saling pinjam peralatan sekolah. Bersamaan itu, ventilasi di ruang kelas sebaiknya dibiarkan terbuka. ‘’Seandainya memungkinkan, lebih utamakan fasilitas outdoor untuk PTM,’’ jelas Aris sembari menyebut tempat cuci tangan sebaiknya berada di area yang gampang dijangkau.

Dia tidak menyarankan kegiatan belajar-mengajar berlangsung di ruang tertutup lantaran perlu pemasangan high-eficiency particulate air (HEPA) filter. Pun, kerumunan menjadi pemandangan terlarang di sekolah. Sedikit rumit, adanya pemetaan siapa saja warga sekolah yang memiliki risiko komorbid. ‘’Termasuk keluarga guru, siswa, atau siapa pun yang beraktivitas di sekolah,’’ terangnya. (mg4/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button