Advertorial

Vaksinasi Gotong Royong untuk Memenuhi Permintaan Masyarakat

JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – Program vaksinasi gotong royong telah bisa dinikmati oleh masyarakat. Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengatakan pemberlakuan vaksin berbayar itu diatur dalam Permenkes 19/2021. Petunjuk teknis (juknis) itu ditetapkan sebagai tindak lanjut atas permintaan masyarakat.

Menurutnya, dengan adanya aturan tersebut masyarakat bisa mendapatkan vaksin dengan membeli di rumah sakit dan klinik yang telah ditetapkan pemerintah. Hanya saja, vaksinasi gotong royong tersebut ditujukan bagi warga negara atau pekerja asing di Indonesia yang memegang kartu KITAP dan KITAS.

Menko Perekonomian itu juga menambahkan bahwa keberadaan sertifikat vaksinasi dibutuhkan bagi warga atau pekerja asing untuk kembali ke negara mereka atau ke Indonesia. Dengan demikian, lanjutnya, vaksinasi gotong royong tidak hanya dibuka untuk sektor korporasi, tapi juga kepada individu yang ingin membeli vaksin.

‘’Sekali lagi para individu yang ingin volunteer, terutama ini juga untuk pekerja yang memiliki KITAS dan KITAP di mana dengan regulasi PPKM Darurat ini mereka diwajibkan divaksin sebelum terbang. Oleh karena itu, VGR (Vaksinasi Gotong Royong) diperluas yang dapat diakses oleh individu,’’ terang Airlangga dalam keterangan persnya secara virtual, Senin (12/7).

Meski begitu, Airlangga memastikan masyarakat Indonesia akan tetap memperoleh vaksin secara gratis hingga akhir tahun. Karena pemerintah berkomitmen mengejar program vaksinasi untuk mencapai kekebalan komunitas.

Sebaliknya, dia menyebut bahwa program vaksinasi pemerintah dengan vaksinasi gotong royong berbeda. Bahkan, merek vaksin yang digunakan tidak sama. Selain itu, pemerintah memastikan jumlah vaksin untuk program vaksinasi gotong royong lebih sedikit dibanding vaksin dari program pemerintah. ‘’VGR ini menggunakan jenis vaksin berbeda dengan vaksin program (pemerintah) dan tidak ada vaksin gratis yang diberikan untuk VGR,’’ tegas Ketua Umum Partai Golkar itu.
Seperti diketahui, pemerintah telah menetapkan 212 rumah sakit dan 179 klinik kesehatan yang bisa melayani vaksinasi gotong royong berbayar di Tanah Air. (don/her/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button