Madiun

Utamakan Estetika, Papan Reklame di Kota Madiun Ditata

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tidak hanya lalu lintas, kesemrawutan pemasangan papan reklame di Kota Madiun juga bakal ditata ulang. Memasuki 2020 ini aturan penerbitan izin reklame diperbarui. Salah satu syarat yang wajib dipenuhi pemasang adalah mengutamakan estetika.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Koperasi dan Usaha Mikro (DPMPTSP-KUM) Kota Madiun Harum Kusumawati mengatakan, reklame harus menampilkan gambar di dua sisi. Sisi depan komersial, sementara belakang berisi pesan sosial. ‘’Berisi imbauan kepada masyarakat,’’ kata Harum Jumat (3/1).

Di aturan baru tersebut, papan reklame terpasang bolak-balik dan berfungsi ganda. Selain promosi produk atau jasa, juga edukasi kepada masyarakat. Pun wajib dipasang lampu. ‘’Mulai tahun ini penerbitan izin reklame seperti itu persyaratannya,’’ ujarnya.

Menurut Harum, aturan baru itu sesuai keinginan Wali Kota Madiun Maidi untuk menata papan reklame agar tidak semrawut. Sedangkan papan reklame lama yang telah terpasang harus ditambah imbauan di belakangnya.

Wali Kota Maidi menyebut, adanya lampu dan pesan sosial di belakang papan reklame akan sangat menguntungkan pengusaha. Sebelumnya, tanpa lampu hanya terlihat 12 jam atau pada siang hari. ‘’Dengan lampu diuntungkan 24 jam bisa terlihat. Misal izinnya enam bulan, dengan lampu itungannya seperti satu tahun,’’ jelasnya.

Pesan sosial di belakang reklame, menurut Maidi, bertujuan agar terbentuk karakter masyarakat yang unggul. Terkait biaya perizinan dengan syarat baru itu, dipastikan tidak ada perubahan. Justru biayanya tetap namun dapat fasilitas lebih. ‘’Papan reklame harus dapat mendukung perwajahan kota,’’ tuturnya.

Dia menambahkan, papan reklame lama yang tidak dilengkapi lampu akan diganti videotron. Sedikitnya 12 unit bakal dipasang di titik yang tidak melanggar aturan. ‘’Diterapkan untuk semua. Baru atau lama harus ada dua sisi. Depan komersial, belakang sosial,’’ tegasnya.

Maidi juga minta dinas terkait menata ulang tata letak reklame. Di perempatan Rejo Agung, misalnya, papan reklame tak beraturan. Ada yang menghadap timur, barat, selatan, dan utara di satu titik. Dia menargetkan seluruh pekerjaan itu klir akhir Januari ini. ‘’Kita lihat nanti, akhir Januari sudah selesai,’’ ujarnya. (kid/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button