features

Usung Wayang Metal, Dylan Melanglang ke Berbagai Negara

Dalang belia masih bermunculan di tengah zaman yang semakin modern. Namun, Prabu Dylan Jacobuwono Nugroho Saputro lain dari yang lain. Remaja 16 tahun itu mampu mengolaborasikan seni wayang kulit dengan musik metal.

SRI MULYANI, Jawa Pos Radar Madiun

KESENIAN wayang kulit ternyata bisa dipadukan dengan musik metal. Hal itu telah dibuktikan Prabu Dylan Jacobuwono Nugroho Saputro. Pada setiap pertunjukan wayangnya, dalang remaja itu selalu mengusung gitar elektrik yang identik instrumen musik modern. ‘’Main gitar sekaligus mendalang dalam satu waktu,’’ ujarnya, Senin (14/6).

Berkat konsep mendalangnya yang nyeleneh itu, Dylan dikenal dengan sebutan dalang metal. ‘’Sekali tampil berdurasi sekitar 30 menit sampai 1 jam, tergantung permintaan penyelenggara acara,’’ kata remaja 16 tahun itu.

Dylan menekuni dunia pedalangan saat masih duduk di bangku kelas III SD. Sedangkan intens belajar musik sejak 2014. Kemampuan mendalangnya semakin baik setelah berlatih kepada salah seorang dalang.

Lantaran harga seperangkat wayang kulit terbilang mahal, Dylan akhirnya berinisiatif membuat wayang sendiri. Dia memanfaatkan barang limbah seperti bekas botol air mineral dan karton. ‘’Agar mudah dibentuk, botolnya disetrika dulu. Kalau sudah lurus, dipotong sesuai bentuk tokoh yang diinginkan, lalu dilukis,’’ terangnya.

Dylan juga membuat sejumlah gitar dari bahan bekas. Di antaranya, gitar dari tempat buah khas suku Sasak. Ada pula gitar yang diberi nama Gen-X berbahan papan skateboard. Selain itu, memanfaatkan teko dan kaleng biskuit.

Yang paling ‘’sangar’’ adalah gitar dari luku (pembajak sawah). ‘’Alat musiknya setiap perform selalu dipakai, bukan sekadar dipajang,’’ ungkapnya sembari menyebut pembuatan satu alat musik membutuhkan waktu 1-2 bulan.

Meski sudah terbiasa manggung, hingga kini saban hari Dylan rutin berlatih. Pun, siswa kelas X SMA itu memasang target pribadi selalu ada proges seusai latihan. ‘’Yang paling sulit itu merancang konsep pementasannya,’’ tutur warga Jalan Mardikarya, Mojorejo, Taman, tersebut.

Tidak hanya pentas di berbagai daerah tanah air, Dylan sudah tampil sedikitnya di 20 negara. Mulai Thailand, Kamboja, Myanmar, hingga Jepang. * (isd/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button