NgawiPeristiwa

Usai Cekcok Pilih Ngendhat di Pohon

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Entah apa yang merasuki Mudzofir, 42. Warga Dusun Gebung, Pelangkidul, Kedunggalar, itu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Kabar yang sempat beredar, pelaku ngendhat dipicu persoalan keluarga.

Jasad Mudzofir kali pertama ditemukan Sarkowi tetangganya sekitar pukul 06.00. Pria 60 tahun itu awalnya mengira dahan patah. Namun, setelah didekati tampak seutas tali dan kaki pelaku menggelantung di pohon jaranan setinggi lima meter.

‘’Beberapa saat setelah mendapat laporan dari desa, kami langsung ke lokasi dan menurunkan jasadnya dibantu warga,’’ kata Kapolsek Kedunggalar AKP Sukisman Rabu (4/12).

Sukisman menyebut, beberapa jam sebelum gantung diri, Mudzofir sempat terlibat cekcok. Setelah itu, keluar rumah dengan masih mengenakan sarung dan kaus cokelat sebelum akhirnya ditemukan tewas menggantung.

Hasil visum petugas medis tidak didapati tanda-tanda kekerasan pada tubuh Mudzofir. Pun, jasadnya langsung diserahkan ke keluarga untuk selanjutnya dimakamkan di makam desa setempat. Sementara, beberapa barang bukti seperti tali sepanjang 1,5 meter dan penutup kepala diamankan polisi sebagai barang bukti. ‘’Bunuh diri bukanlah pilihan,’’ sesal Sukisman.

Kasus bunuh diri terbilang kerap terjadi di Ngawi. Sepanjang November lalu, sedikitnya ada dua kasus cari mati di Bumi Orek-Orek. Selain permasalahan keluarga, beberapa kejadian dipicu depresi akibat sakit menahun yang tak kunjung sembuh dan problem ekonomi. (gen/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button