Ngawi

Usai Berobat di Surabaya, Seorang Pria Meninggal di Bus

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Ajal bisa datang kapan saja. Moh. Abdul Rohman, 44, warga Desa Kedungrejo, Purwodadi, Grobogan, meninggal di bus Eka nopol S 7502 US jurusan Surabaya-Semarang yang ditumpangi saat kendaraan memasuki wilayah Ngawi Minggu sore (1/11).

Awalnya, kondektur bus bernama Muhammad Ari membangunkan semua penumpang yang tertidur saat bus hendak transit di sebuah rumah makan sekitar pukul 15.30. Termasuk Rohman yang kala itu duduk tepat di belakang sopir. Namun, pria tersebut tidak merespons.

Ketika dicek, tangannya tampak membiru dan tak ada denyut nadi. Spontan, Ari melaporkannya kepada sopir sebelum akhirnya meminta bantuan pihak Terminal Kertonegoro. ”Jumlah penumpang total ada 16 orang. Semua sudah kami pindahkan ke bus lain,” ujarnya.

Ari menyebut, Rohman sedianya turun di Solo. Sebelum berangkat, si penumpang itu sempat mengaku usai berobat di Kota Pahlawan. Pun, tidak memiliki keluhan apa pun selama perjalanan. ‘’Biasanya, setelah masuk jalan tol memang banyak penumpang yang tertidur,” ungkapnya.

Pihak kepolisian langsung melakukan identifikasi terhadap jasad Rohman beberapa saat setelah diketahui tak bernyawa. Selain memeriksa identitas penumpang, petugas juga mengamankan barang bukti berupa botol minuman milik korban. Sayang, hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kematian penumpang malang itu belum diketahui.

Kepala UPT Terminal Kertonegoro Ngawi Ali Imron Hariyadi menambahkan, dalam kurun satu tahun terakhir sedikitnya ada empat penumpang bus yang meninggal saat dalam perjalanan. ”Biasanya jika ada penumpang yang meninggal, awak bus memang minta bantuan terminal untuk menanganinya,” jelas Imron. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button