Madiun

Usaha Warnet Makin Tergencet

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Nasib warung internet (warnet) seolah semakin tergencet di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Belum lagi pemkot gencar menyediakan fasilitas wifi gratis di berbagai sudut kota. Di poskamling saja, terpasang di 803 titik yang tersebar di tiga kecamatan.

Catatan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Madiun, pada 2014 silam terdapat 68 warnet. Namun, kini tersisa sekitar 30. Mayoritas kondisinya ibarat hidup segan mati tak mau. ‘’Kalau hanya mengandalkan billing bisa jadi gulung tikar,’’ kata Andi Suhendra, pemilik warnet di Jalan Bali, Kamis (5/12).

Andi mengakui usahanya kini berada di ujung tanduk. Jumlah komputer di warnetnya kian menyusut. Dari awalnya 15 kini menyisakan tujuh unit. Pendapatannya pun semakin menurun, tidak mampu untuk menutup biaya operasional dan perawatan.

Kondisi itu memaksa Andi berimprovisasi mencari sumber pendapatan lainnya seperti dari printing dan scan. Selain itu, menerima jasa mencarikan data dan referensi bagi pelajar. ‘’Pelajar sekarang sering browsing cari referensi sejak K-13 diterapkan. Kalau tidak dikembangkan ke samping dan atas begitu, tidak dapat bertahan,’’ ujarnya.

Andi menyebut, bisnisnya semakin meredup sejak berbagai smartphone canggih dengan harga terjangkau membanjiri pasaran. Juga adanya fasilitas wifi gratis yang digalakkan pemerintah. ‘’Saat ini sedang didata, kami setuju ada perda yang mengatur tentang warnet,’’ tutur pria yang membuka warnet sejak 2007 silam itu.

Seksi Pengembangan Sumberdaya TIK Diskominfo Kota Madiun Eko Purnomo menerangkan, warnet merupakan usaha klasik di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat. Karena itu, pemkot terus mendorong para pengusaha melakukan inovasi. ‘’Kami lakukan pendataan sekaligus menyampaikan perda (peraturan daerah, Red) tentang penyelenggaraan warnet,’’ ujarnya.

Disinggung soal kebijakan pemkot menyediakan fasilitas wifi gratis, Eko menyatakan hal itu untuk memudahkan masyarakat mengakses internet. ‘’Pemkot juga tidak sejahat itu ya, tentu akan ada solusi,’’ ucapnya terkait kondisi pengusaha warnet yang kembang kempis. (kid/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button