Ponorogo

Usaha Pariwisata Telaga Ngebel Girang Sambut Normal Baru

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Telaga Ngebel jadi satu-satunya destinasi wisata yang dijadikan kawasan percontohan new normal alias era normal baru. Pelaku usaha wisata setempat diminta siap menyambut kebijakan tersebut. ‘’Selama ini nganggur. Saya hanya pekerja, bukan pemilik usaha, jadi tidak ada pekerjaan,’’ ujar Didik Yahya Fatoni, penyedia jasa persewaan perahu di Telaga Ngebel, Minggu (31/5).

Didik mengungkapkan, selama masa pandemi Covid-19 ini dia dan para sejawatnya sangat terdampak. Biasanya, objek wisata ini dibanjiri pelancong. Terutama pada akhir pekan. Saat ini nyaris tidak ada wisatawan ke Ngebel. Sehingga, mereka tanpa penghasilan. ‘’Selama ini bergantung sembako bantuan pemerintah,’’ kata dia yang girang dengan rencana uji coba new normal.

Slamet Eko Wibowo, pedagang setempat, turut merasakan dampak pagebluk korona. Dia menyebut ada 200 pedagang di seputar Telaga Ngebel yang mengandalkan penghasilan dari kunjungan wisatawan. Dia terpaksa menyambung hidup dengan berutang. Tabungannya hanya sampai Ramadan. ‘’Biasanya dari jual mainan, kacamata, dan jaga toilet umum bisa sampai Rp 2 juta. Sekarang tak ada lagi,’’ ungkapnya.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo Agus Sugiharto mengatakan bahwa pihaknya telah mengimbau para pelaku usaha menaati protokol pencegahan Covid-19. Mulai mengenakan masker, jaga jarak, dan menyediakan fasilitas cuci tangan. Restoran dan tempat makan juga wajib mengurangi kapasitas minimal 30 persen. ‘’Pengunjung yang tidak pakai masker diminta putar balik. Sedangkan pengusaha yang melanggar, tempat usahanya akan ditutup sementara,’’ jelasnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close