News

Uraikan Faktor Penduduk Yang Mempengaruhi Ketahanan Nasional

×

Uraikan Faktor Penduduk Yang Mempengaruhi Ketahanan Nasional

Share this article

Uraikan Faktor Penduduk Yang Mempengaruhi Ketahanan Nasional – Kehadiran Indonesia di kawasan ASEAN dan dunia menantang sekaligus menguntungkan. s.b) kekayaan sumber daya alam, tumbuhan dan hewan di Indonesia. Dalam hal kesejahteraan bangsa, sumber daya alam harus dapat diciptakan dan dimanfaatkan dengan kemampuan bangsa itu sendiri untuk mencapai kekayaan yang besar dalam perekonomian negara. Iklim e) Indonesia dikenal sebagai negara agraris dengan dua musim di Indonesia (kemarau dan hujan), kedua musim tersebut berpengaruh terhadap kegiatan pertanian di Indonesia. Tanah Indonesia yang subur dinilai cocok untuk dibudidayakan dalam industri pertanian. Selain tanahnya yang subur, Indonesia juga merupakan tanah yang hidup

Sebagai warga negara Indonesia, kita harus terlibat aktif dalam mencegah segala macam ancaman, masalah, isu dan masalah (ATHG) untuk mencapai stabilitas nasional. Permasalahan tersebut berasal dari dalam dan luar negeri dan bersifat fisik maupun non fisik. Kita bisa melakukan ini sebagai siswa dengan berpartisipasi dalam pelatihan militer. Sedangkan kegiatan non negara dapat diartikan sebagai segala kegiatan untuk melindungi negara kesatuan Republik Indonesia dengan cara membangkitkan kesadaran berbangsa dan bernegara, menanamkan cinta tanah air dan bekerja keras untuk memajukan bangsa dan negara sekaligus mencegah ancaman yang berulang.

Uraikan Faktor Penduduk Yang Mempengaruhi Ketahanan Nasional

Kita harus memahami pertahanan negara dalam arti luas, baik fisik maupun non fisik.

Pdf) Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi …digilib.unila.ac.id/59920/3/skripsi Tanpa Bab Pembahasan.pdfsanwacana Salam Sejahtera, Segala Puji Kepada Tuhan Yesus Kristus Atas Segala

Upaya mengembangkan integrasi kawasan seringkali dihadapkan pada ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan, atau disingkat ATHG. Hal ini dapat membagi persatuan dan kesatuan bangsa yang masuk dan keluar negara menjadi fisik dan non fisik. Ancaman adalah upaya untuk mengancam stabilitas nasional, keamanan nasional, dan kedaulatan nasional. Kesulitan adalah usaha yang digunakan untuk mencapai suatu tujuan. Tantangan memotivasi diri sendiri dan memiliki potensi untuk mencegah dan menghalangi secara tidak sengaja. Masalah adalah tekanan dari luar berupa penangkalan dan gangguan secara tidak langsung. Intoleransi di kalangan masyarakat Indonesia Toleransi merupakan bentuk penghormatan dan penerimaan terhadap perbedaan yang berbeda, ras, suku, agama, bahasa, budaya dan bangsa yang ada di dunia ini. Kesabaran tumbuh dengan pengetahuan bahwa keragaman itu berasal dari sejarah dan segala faktor yang mempengaruhinya. Padahal, menghargai keberagaman adalah cara untuk menjaga persatuan dan menghargai perasaan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, masyarakat akan dapat menumbuhkan rasa toleransi antar masyarakat, karena jika tidak maka akan menimbulkan munculnya negara Indonesia yang dapat membagi perlindungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), seperti: Terbelahnya bangsa akibat konflik sosial berdasarkan ekonomi, status sosial, suku, ras, agama, budaya. Seiring dengan mempromosikan sikap dan perilaku yang merendahkan budaya lain. Minimnya pengetahuan masyarakat Indonesia akan ancaman dan gangguan dari luar Ancaman ini bersumber dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di era teknologi 4.0. Di Indonesia, misalnya di Kepulauan Natuna di Laut Cina Selatan, Natuna menjadi peluang konflik baru. Pasalnya, wilayah Natuna terletak di bagian utara pulau Kalimantan yang sering terjadi konflik hak teritorial antara beberapa negara seperti Brunei, Malaysia, Vietnam, Taiwan, dan China.

Baca Juga  Sebutkan Tiga Bidang Pembangunan Sosial Budaya

Secara umum masyarakat Indonesia yang dikenal dengan kemudahan dan kemajuan teknologi, tidak menyadari bahwa banyak dampak negatif, ancaman dan gangguan dari luar yang tidak dapat diterima oleh masyarakat dan dapat mempengaruhi masyarakat Indonesia, sehingga masyarakat harus mulai menyaring dan memanfaatkan kemajuan teknologi yang bermanfaat ini. Dampak Negatif Globalisasi Telah terjadi dampak negatif bagi kehidupan masyarakat Indonesia seperti kesenjangan sosial, pendapat pribadi, gaya hidup konsumtif, gaya hidup menghadapi perubahan, dan seksualitas. Di sisi lain, globalisasi ekonomi dapat membuka peluang pasar bagi produk lokal untuk masuk ke pasar global. Dan terakhir, dapat membuka peluang bagi produk internasional untuk masuk ke pasar domestik. Orang harus mengikuti aliran alam semesta tanpa menderita akibat negatifnya. Jika hasil negatif ini terus berlanjut, maka akan muncul ancaman, masalah, isu dan keresahan di Indonesia yang dapat mematahkan pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ancaman nonmiliter dari sisi politik Ancaman nonmiliter dari sisi politik seperti provokasi, keanggotaan politik dan perlindungan. Hal ini dapat menimbulkan ancaman, masalah, persoalan dan persoalan di negara Indonesia yang dapat memisahkan pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) apabila Indonesia tidak dapat mengatasi hal tersebut. Ancaman terhadap lingkungan sosial budaya Ancaman terhadap lingkungan sosial budaya dapat berasal dari dalam negeri maupun dari luar. Ancaman di dalam negeri adalah karena kebodohan, keterbelakangan, ketidakadilan dan masalah kemiskinan. Jika tidak mungkin mengatasi ancaman tersebut, maka pisahkan pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pancasila adalah asas dan ideologi bangsa Indonesia yang menjadi pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Situasi saat ini banyak ancaman, masalah, isu dan masalah (ATHG) yang dapat merusak stabilitas bangsa, sehingga Pancasila harus disertakan bukan hanya dipertahankan, agar stabilitas nasional negara Indonesia stabil. upaya memperkuat pengalaman geologis Indonesia dalam mendorong stabilitas nasional. Hal ini dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut: Trigatra dan pancagatra adalah pokok-pokok pembahasan Wawasan Nusantara. Dalam praktiknya, konsep identitas nasional menjadi konsep bangsa Indonesia dalam mewujudkan kepentingan nasional.

Baca Juga  Berilah Contoh Musyawarah Yang Dilakukan Di Lingkungan Masyarakat

Saat ini, secara terminologi, konsep Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya, yang berbeda dan bernilai ekonomi dengan membangun persatuan bangsa dan stabilitas nasional dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara guna mencapai tujuan nasional.

Perspektif nusantara didasarkan pada gagasan nilai persatuan bangsa dan tanah air Indonesia, karena kondisi geografis di ribuan pulau dan dihuni oleh masyarakat yang berbeda tradisi, agama dan budaya dapat memicu perpecahan.

Sustainable Energy Access

Nah, berdasarkan filosofi berpikir tentang diri sendiri dan lingkungannya, Wawasan Nusantara menunjukkan dimensi dasar berpikir bangsa Indonesia yang meliputi 2 unsur. Keduanya adalah wilayah sebagai realitas, dan pandangan hidup, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sebagai eksistensi.

Dua sisi gagasan tersebut merupakan keterpaduan gagasan dalam upaya kehidupan di segala aspek kehidupan berbangsa yang berlandaskan Pancasila, sebagaimana ditampilkan dalam website Kementerian Pertahanan.

Aspek Trigatra dan Pancagatra dalam Wawasan Nusantara penting bagi Perhimpunan Nasional. Mengutip definisi dari website Lemhanas, Ketahanan Nasional sebagai konsep adalah pisau analisis untuk memecahkan persoalan atau persoalan dalam kehidupan bangsa dengan menyikapi delapan aspek kehidupan bangsa yang disebut Astagatra.

Singkatnya, Astagatra adalah 8 aspek kehidupan bangsa. Astagatra termasuk Trigatra yang mengacu pada tiga aspek alam. Sedangkan Pancagatra mengacu pada lima pola sosial yang mempengaruhi.

Taskap: Optimalisasi Otonomi Daerah Guna Mewujudkan Keamanan Dan Kesejahteraan Masyarakat Dalam By Dadang Solihin

Trigatra harus dipelihara dengan baik untuk kesejahteraan bangsa. Ada 3 ciri Trigatra yaitu ciri tanah, penduduk (penduduk) dan sumber daya alam yang dapat menjadi sumber daya bagi bangsa Indonesia dalam mencapai pembangunan.

Meskipun ada 5 aspek Pancagatra, yaitu aspek ideologi, politik, kekayaan, sosial budaya dan aspek pertahanan dan keamanan. Metode ini disebut Ipoleksosbudhankam.

Baca Juga  Apa Itu Non Religius

Letak dan Status Geografis Indonesia merupakan negara yang terkurung daratan baik di darat maupun di perairan. Lanskap Indonesia dibagi menjadi empat kelompok, yaitu:

Penyebaran lahan di atas juga mencakup persebaran jenis tumbuhan dan hewan. Flora Indonesia dibagi menjadi tiga zona lingkungan, yaitu:

Penelitian Pengaturan Penguasaan Tanah Di Wilayah Perairan

Selain itu, secara geografis, Indonesia berbatasan di sebelah utara dengan Malaysia, Thailand, Vietnam, Laut Cina Selatan, Filipina, dan Samudra Pasifik. Di sebelah selatan, Indonesia berbatasan dengan Australia, Timor Leste, dan Samudera Hindia.

Kemudian di sebelah barat india berbatasan dengan India dan Samudera Hindia. Kemudian di sisi timur Indonesia berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudera Pasifik

Keadaan alam dan ekonomi Indonesia meliputi sumber daya dan sumber daya alam yang dapat ditemukan di luar angkasa atau dirgantara, permukaan bumi, termasuk laut, dan di dalam bumi.

Tergantung pada sifatnya, sumber daya alam dibagi menjadi delapan kelompok, yaitu: flora; fauna; mineral; Negara; suasana;

Bab Vii Sub C

Faktor yang mempengaruhi ketahanan nasional, faktor faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan, faktor yang mempengaruhi kesehatan, faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk, faktor yang mempengaruhi kepadatan penduduk, faktor yang mempengaruhi perkembangan, faktor yang mempengaruhi migrasi penduduk, faktor faktor yang mempengaruhi, faktor yang mempengaruhi pendapatan nasional, faktor yang mempengaruhi belajar, faktor yang mempengaruhi valas, faktor yang mempengaruhi kinerja