Ngawi

UPT Pasar Diminta Lebih Intens Awasi Pengunjung

Sebagian Abai Protokol Kesehatan

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Kedisiplinan sebagian warga menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru masih memprihatinkan. Termasuk saat berada di tempat umum seperti pasar. ”Waktu kami lakukan operasi, sebagian besar sudah patuh. Tapi, dari laporan masyarakat, banyak yang abai lagi ketika tidak ada petugas,’’ kata Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Ngawi Arif Setiono Rabu (15/7).

Arif mencontohkan saat petugasnya merazia pasar hewan Ngawi atau yang lebih dikenal dengan Pasar Legi. Kala itu, sejumlah pengunjung kedapatan abai protokol kesehatan. Pun, yang tidak mengenakan masker diminta membeli saat itu juga dan langsung dipakai. ‘’Masalahnya, kami tidak bisa terus mengawasinya. Personel kami juga terbatas,’’ ujarnya.

Menurut Arif, pihak UPT Pasar seharusnya lebih intens menyadarkan sekaligus mengawasi pengunjung terkait penerapan protokol kesehatan di masa adaptasi kebiasaan baru. ‘’Supaya masyarakat tertib tidak hanya ketika ada petugas,’’ tuturnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi Yusuf Rosyadi mengklaim mayoritas pengunjung Pasar Legi sudah taat protokol kesehatan. Hanya beberapa yang tidak memakai masker, namun sudah ditegur dan diingatkan. ‘’Sekarang masih diingatkan, tapi mulai minggu depan kami bersama satpol PP akan menerapkan sanksi sesuai aturan dalam perbup (Nomor 15 Tahun 2020),’’ paparnya.

Yusuf menambahkan, sejauh ini pihaknya telah menerapkan prosedur ketat di pasar. Misalnya, sebelum masuk, pengunjung harus cuci tangan dengan sabun, diukur suhu tubuhnya, dan wajib memakai masker. ‘’Kami juga sudah menyosialisasikan ke seluruh pengunjung,’’ ujarnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close