Madiun

UPMB Penuhi Tuntutan Ahli Waris, Problem Jalan Tutup Makam Tersolusikan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Problem jalan di atas makam tersolusikan. Setelah pemerintah Kelurahan Pandean, Taman, memusyawarahkannya bersama unit pengelola makam Bulusari (UPMB) dan ahli waris, Selasa malam (16/6).

Kepala Kelurahan Pandean Eko Santoso mengatakan, UPMB menerima masukan dari ahli waris. Tuntutan dipenuhi dan fungsi jalan yang telanjur dibangun tetap dipertahankan. Langkah cepat diputuskan guna menghindari konflik berkepanjangan. Musyawarah itu dihadiri 15 ahli waris. ‘’Walau hati panas, kita harus menyelesaikan permasalahan ini dengan kepala dingin,’’ ucapnya saat memimpin musyawarah yang dimulai pukul 19.30 itu.

Ketua UPMB Priyanto sempat meminta maaf kepada ahli waris jika pemberitahuan atas pembangunan jalan di atas makam melewatkan ahli waris. Ke depan, UPMB bakal lebih berhati-hati. ‘’Jalan tengahnya, jalan dikurangi satu meter untuk makam. Terpenting ada tanda makam dan jalan masih tetap bisa difungsikan,’’ terangnya.

Priyanto sendiri mengaku tidak nyaman dan menanggung beban moral. Sebagai orang Jawa, dia paham pentingnya menghormati makam leluhur. Apa artinya juara lomba kebersihan makam meraih juara tiga jika menyisakan luka? ‘’Kami berjanji tidak akan terulang kembali. Pelajaran untuk membangun ke depan tanpa mengorbankan makam,’’ janjinya.

Catatan UPMB, ada 22 makam yang diwakilkan oleh 15 ahli waris dalam pertemuan Selasa malam. Masih ada sekitar sepuluh makam dari total 30 makam yang terdampak jalan.

Antok, salah seorang ahli waris, melihat langsung proses inventarisasi makam oleh UPMB sekitar pukul 08.00 kemarin. UPMB mendatangkan dua pekerja untuk membongkar jalan yang semula menutupi 22 makam. ‘’Sekarang sudah fair, setengah-setengah. Jalan satu meter dan makam satu meter,’’ kata warga Jalan Siak, Pandean, Taman, Kota Madiun, itu. (mg3/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button