Advertorial

Upaya UT Dorong Mahasiswa Lolos PKM

Gelar Pelatihan Penulisan Proposal di Lima Kota

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun– Universitas Terbuka (UT) sebagai perguruan tinggi (PT) yang terpercaya dan dipercaya pemerintah untuk mengemban misi memeratakan pendidikan bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di mana pun mereka berada. ‘’UT hadir untuk menjangkau yang tidak terjangkau. Menjadi perguruan tinggi terbuka dan jarak jauh (PTTJJ) berkualitas dunia’’ ujar Direktur UPBJJ-UT Surabaya Dr Suparti M.Pd.

Selaras dengan salah satu misi UT, memanfaatkan dan mendiseminasikan hasil kajian keilmuan, kelembagaan, dan PTJJ untuk menjawab tantangan kebutuhan pembangunan nasional. UT Surabaya menyiapkan mahasiswa dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Pihaknya menargetkan mahasiswa semester 3 sampai 5 bisa lolos dalam ajang kompetisi pengajuan proposal PKM yang diselenggarakan Dirjen Dikti Kemendikbud. ‘’Khusus mahasiswa semester 1 difokuskan pada membangun mental mahasiswa berpretasi sejak dini,’’ terangnya.

Suparti menjelaskan kegiatan pelatihan penulisan proposal PKM kali ini berlangsung serempak pada 28-29 November di Kota Mojokerto, Tuban, Ponorogo, Sidoarjo, dan Madiun. Kegiatan pelatihan tersebut dikhususkan bagi mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi dan Corporate Social Responsibility (CSR). ‘’Pandemi Covid-19 bukan penghalang untuk terus berproduktif, melainkan tetap harus berupaya berkarya dan menerapkan ilmu pengetahuan,’’ tuturnya.

Guna menghasilkan output yang berdaya saing dan mahasiswa bisa membuat proposal yang bagus, UT Surabaya mendatangkan narasumber dari beberapa PT seperti ITS, Unesa, Unipa, dan praktisi akademis sebagai motivator. ‘’Narasumber yang dihadirkan untuk pelatihan penulisan PKM diutamakan yang sudah menjadi reviewer PKM nasional,’’ imbuhnya.

Jumlah peserta keseluruhan sebanyak 298 peserta yang terbagi dalam 11 kelas. Secara teknis pelatihan dibagi menjadi tiga bagian. Pertama penyampaian materi oleh narasumber, kemudian tanya jawab dan diskusi. Terakhir simulasi dan praktik membuat proposal yang menarik yang sesuai dengan kualifikasi standar pedoman. ‘’Untuk mengawal agar mahasiswa sukses sampai tahap mengunggah, pasca pelatihan mahasiswa diberi tugas untuk menyelesaikan proposal PKM. Lalu ke depan akan dilakukan pendampingan secara intens,’’ pungkasnya. (fit/aan/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button