Magetan

Upaya Ungkap Sejarah Magetan Butuh Penerjemah Referensi Berbahasa Belanda

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Penelusuran arsip mengenai sejarah berdirinya Magetan oleh tim dinas kearsipan dan perpustakaan (disarpus) setempat belum membuahkan hasil. Padahal, mereka telah melakukan penyisiran dokumen hingga perpustakaan Keraton Jogjakarta, perpustakaan DIY, dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Kabid Pengelolaan Arsip Disarpus Magetan Endang Indarwati menyebut, sejatinya ada beberapa referensi terkait Magetan yang diperoleh tim tersebut. Namun, masih dalam bahasa Belanda hingga perlu diterjemahkan.

Persoalannya, kata dia, penerjemah yang menguasai bahasa Belanda-Indonesia terbilang langka. Alhasil, naskah tersebut belum bisa dipajang dalam pameran arsip yang digelar hari ini di Gedung Tripandita. ‘’Isinya apa juga belum tahu,’’ ujar Endang Rabu (18/12).

Meski begitu, pihaknya bakal terus menelusuri sejarah berdirinya Magetan. Pun, berencana membukukan hasil penelusuran itu untuk melengkapi dua buku yang sudah diterbitkan pemkab. Yakni, yang berjudul Sejarah Kabupaten Magetan serta Apa dan Siapa Magetan. ‘’Pasti dari penelusuran nanti akan dapat informasi yang baru lagi,’’ tuturnya.

Beberapa dokumen yang didapat di antaranya dokumen perbatasan wilayah Madiun. Namun, juga masih dalam bahasa Belanda. Dokumen sebanyak tiga lembar itu sengaja diusung hanya karena terdapat penyebutan nama Magetan. ‘’Belum diterjemahkan,’’ katanya.

Selain dokumen berbahasa Belanda, pihaknya juga mendapatkan beberapa foto. Di antaranya, foto Telaga Sarangan dan perkembangan pembangunan Magetan. Dari hasil jepretan kamera tersebut diharapkan mampu mengungkap kondisi Magetan pada masa lalu. ‘’Memang masih sedikit yang bisa dipamerkan. Ini kan baru pertama kali,’’ ucap Endang.

Selain memamerkan arsip dokumen dan foto, dalam pameran kali ini juga dipajang berbagai produk kerajinan Magetan. Salah satunya batik tradisi yang belum banyak diketahui masyarakat. Gamelan jadul juga dipamerkan. Bahannya besi, bukan kuningan. (bel/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close