KriminalitasNgawi

Upaya Mengungkap Kasus Tewasnya Yatmini

Terkendala Saksi dan Barang Bukti

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Penemuan mayat Yatmini di kandang sapi Dusun Gadung, Desa Ngompro, Pangkur, yang diduga korban pembunuhan hingga kini masih menjadi misteri. Apalagi, Kadianto, pemilik rumah yang disebut-sebut memiliki kedekatan dengan korban, tewas gantung diri.

Minimnya saksi dan barang bukti menjadi kendala pengungkapan kasus tersebut. ”Kadianto selama ini jarang di rumah. Kalaupun pulang biasanya hanya sebentar,” ungkap Tarmuji, seorang tetangga yang rumahnya berjarak sekitar 50 meter dari tempat kejadian perkara (TKP), Selasa (9/6).

Selama ini, lanjut dia, rumah tersebut hanya dihuni Kadianto bersama Fajar Maulana, anaknya. ‘’Kemungkinan saat kejadian Fajar ada di rumah. Tapi, anaknya memang sulit diajak komunikasi karena sejak kecil mengalami ganguan kejiwaan,’’ bebernya.

Tarmuji menuturkan, saat kejadian tidak ada warga yang mendengar teriakan minta tolong maupun keributan di rumah Kadianto. Dia hanya menyebut sepekan terakhir Kadianto tampak gelisah dan jarang berada di rumah. ‘’Tak ada teriakan. Padahal, malam itu warung saya cukup ramai,’’ katanya.

Kasatreskrim Polres Ngawi AKP M. Khoirul Hidayat mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan terdapat bekas cekikan di leher Yatmini. Selain itu, bekas luka benda tumpul di bagian kepala. ‘’Terkait penyebab kematiannya masih dalam proses penyidikan,’’ ujarnya. (mg1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button