features

Upaya Cegah Kejahatan, Dhori Dkk Ciptakan Aplikasi Panic Button

Terinspirasi dari tindak kejahatan yang terjadi di lingkungan tempat tinggalnya, Ahmad Kudhori dkk menciptakan aplikasi berbasis android yang diberi nama panic button. Lewat aplikasi itu, warga yang mengetahui indikasi kriminalitas bisa segera meminta pertolongan user lainnya.

SRI MULYANI, Jawa Pos Radar Madiun

SEMUA berawal dari aksi pencopetan dan penjambretan pada pagi buta di kawasan tempat tinggalnya RT 36, RW XI, Kelurahan/Kecamatan Taman. Hari-hari setelah peristiwa tersebut, pikiran Ahmad Kudhori pun tak tenang. Akhirnya muncul ide di benaknya membuat aplikasi panic button yang bisa dioperasikan lewat smartphone.

Dhori –sapaan akrab Ahmad Kudhori- lantas menggandeng Lutfiyah Dwi Setia dan Susilo Veri Yulianto membentuk tim IT untuk merealisasikan idenya. Pada September 2020 aplikasi tersebut tuntas digarap. ”Melalui panic button, jika mendapati kondisi yang mengancam bisa langsung menginformasikan ke warga lainnya,” kata Dhori.

Aplikasi panic button warga Jalan Pesanggrahan IV, Kelurahan Taman, itu bisa diunduh di Play Store. Untuk mengoperasikannya, terlebih dahulu harus mendaftar dan mengisi data sesuai KTP. Pun, user terkoneksi dengan nomor handphone warga lain pengguna aplikasi serupa.

‘’Siapa pun yang memencet, otomatis nama dan lokasi langsung terdeteksi sesama pengguna. Sehingga, jika terjadi kejadian yang mengancam bisa segera mendapat pertolongan,’’ urai pria 49 tahun yang merupakan dosen Politeknik Negeri Madiun itu.

Aplikasi panic button juga terhubung dengan sirine di poskamling lingkungan RT 36 Kelurahan Taman. Dalam kondisi emergency, sirine akan berbunyi terus-menerus sampai ada warga yang mematikannya. ‘’Jadi, warga yang sedang tidak membawa handphone bisa langsung tahu ada sesuatu yang mengancam warga,’’ ujarnya.

Sementara ini, panic button hanya bisa digunakan warga RT 36 Kelurahan Taman. Dhori berkeinginan kelak aplikasi tersebut dapat menjangkau seluruh wilayah Kota Madiun. ”Sampai sekarang terus dilakukan penyempurnaan, salah satunya penambahan fitur,” tuturnya. * (isd/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button