Madiun

Upacara 17-an Hanya Libatkan 10 Paskibra

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan membuat peringatan HUT ke-76 kemerdekaan RI tak semeriah dulu lagi. Bahkan, upacara bendera pada 17 Agustus nanti dipastikan berlangsung sederhana. Berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), peserta upacara tidak boleh lebih dari 30 orang.

Plt Sekda Kota Madiun Ahsan Sri Hasto mengatakan, saat ini anggota pasukan pengibar bendera (paskibra) sudah siap. Dia mengapresiasi latihan keras dan penuh perjuangan mereka. Namun, karena tidak semua dapat dilibatkan dalam upacara 17-an, pihaknya bakal mencarikan alternatif momentum. ‘’Sejauh ini masih dibahas nanti dibagaimanakan, masih belum final,’’ katanya, Jumat (13/8).

Beberapa alternatif yang muncul, mereka mengibarkan bendera di kantor kelurahan atau kecamatan. ‘’Kami menghargai jerih payah paskibra dan para pelatih. Tapi, sangat tidak mungkin jika dikerahkan di satu lapangan. Jelas itu melanggar protokol kesehatan, bisa saja akan menimbulkan masalah baru,’’ ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun Agoes Poerwowidagdo mengatakan, 76 anggota paskibra yang terpilih terus berlatih. Namun, dalam upacara di balai kota nanti hanya 10 anggota yang dilibatkan. Yakni, tiga pengibar bendera, tiga cadangan, sisanya petugas lain. ‘’Itu pada upacara 17 Agustus pukul 07.00. Sedangkan detik-detik proklamasi ikut Jakarta secara virtual dengan Zoom,’’ paparnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button