Madiun

Unipma Semi-Lockdown

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Rektorat Universitas PGRI Madiun (Unipma) memutuskan menunda agenda wisuda April nanti. Keputusan itu melengkapi peniadaan perkuliahan, juga pembatalan kegiatan mahasiswa dan dosen ke luar daerah atau luar negeri.

Kebijakan semi-lockdown yang mulai diberlakukan hari ini itu merespons drastisnya penyebaran virus Covid-19 di tanah air. Apalagi jumlah mahasiswa kampus dengan 27 program studi (prodi) itu terbanyak di Madiun Raya. Yakni, sekitar 5.000 mahasiswa dari 23 daerah. ‘’Konsekuensinya, beberapa agenda besar ditunda,’’ kata Rektor Unipma Parji kemarin (16/3).

Parji menyebut, wisuda dialihkan pada periode berikutnya, yakni September 2020. Urusan administrasi dan ijazah mahasiswa tetap diproses pada periode kali ini. Wisuda termasuk kegiatan mengundang kerumunan massa. Lembaganya menunda acara-acara semacam itu. ‘’Program kerja kunjungan rektor, juga dosen ke luar daerah maupun luar negeri, ditunda dan dijadwalkan ulang,’’ terangnya.

Kegiatan perkuliahan pun via daring atau online. Pembelajarannya menggunakan inovasi terbaru, Electronics Learning Unipma (Elma) yang diluncurkan awal September tahun lalu. Namun, dosen dan tenaga kependidikan wajib masuk seperti biasa. ‘’Kami instruksikan wajib menerapkan pola hidup bersih dan sehat,’’ imbau Parji.

Unipma juga menunda kegiatan pertukaran mahasiswa internasional. Sesuai jadwal, program itu semestinya dilaksanakan bulan ini. Sedikitnya 23 mahasiswa dari berbagai negara penjuru dunia menimba ilmu di Unipma. Sebaliknya, 15 mahasiswa Unipma dikirim ke negara tersebut. ‘’Mulai ASEAN hingga beberapa negara lain, kami tunda kegiatan itu,’’ ungkapnya.

Parji tidak ingin seluruh civitas academica baik mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan tertular virus Covid-19. Mencegah penyebaran virus dari Wuhan, Tiongkok, itu ke Kota Karismatik. ‘’Kami akademisi mengajak seluruh warga hidup bersih dan berkomitmen melawan virus ini (Covid-19, Red),’’ pungkasnya. (kid/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button