AdvertorialMadiun

Unipma Lahirkan Bisma, Motor Listrik Karya Mahasiswa

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Universitas PGRI Madiun (Unipma) melaunching sepeda motor listrik Bisma. Sepeda motor listrik tersebut karya mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Elektro (PTE). Pun hasil dari pembelajaran di mata kuliah pendidikan Teknik Elektro di semester gasal. Launching dilakukan oleh Wakil Rektor III R Bekti Kiswardianta di Laboratoriun Terpadu Unipma, Sabtu (8/2). “Untuk proses pembuatan sendiri membutuhkan waktu kurang lebih satu semester,” ungkap Kis, sapaan akrab R Bekti Kiswardianta.

Dalam proses pembuatannya, menurutnya mahasiswa dibimbing sejak tahap awal hingga akhir. Mulai pembuatan desain, perakitan, pengelasan hingga tes. Tidak sekedar dilauching, karya mahasiswanya itu nantinya bakal dikembangkan dan diproduksi sesuai dengan kebutuhan usaha. Dengan begitu, Bisma juga bisa dijadikan produk unggulan. ”Saya sangat bangga karena mahasiswa Unipma memiliki kreativitas, inovasi dan produktivitas yang tinggi, yang mana prestasi dan karyanya dapat dijadikan tolok ukur, ” tegasnya.

RAMAH LINGKUNGAN : Wakil Rektor III R Bekti Kiswardianta saat menguji coba BISMA, motor listrik karya mahasiswa UNIPMA yang ramah lingkungan dan tidak menimbulkan polusi suara.

Selain mengembangkan bisnis melalui sepeda motor listrik Bisma, produksi tersebut juga menjadi bagian dari proses pembelajaran yang harus dilaksanakan untuk mahasiswa. Bukan hanya melalui teori, melainkan juga pada praktik langsung. Orientasinya mengasah skill dan mengembangkan produktivitas mahasiswa. Terutama di dunia wirausaha dengan inovasi yang dimiliki. Lanjutnya, Unipma bakal membantu kepengurusan ijin dan kelengkapan sepeda motor listrik Bisma. ”Kami akan benar-benar memaksimalkan karya unggulan tersebut. Karena  ini (sepeda motor  listrik Bisma, Red) adalah suatu produk inovasi yang memerlukan banyak dana dan pemikiran yang panjang. Salah satunya dengan rencana membangun unit produksi, ” imbuhnya.

Senada dengan Kis, Dosen PTE Unipma Pramudya Ardi menjelaskan bahwa ada empat komponen di dalam Bisma. Meliputi daya, baterai, kontroler dan rangka ringan dari pipa. Kapasitas aki yang dimiliki 36 volt dan 27 ampere. Dengan daya tersebut, jarak tempuh maksimal 40 kilometer. Selain itu, keunggulan lain sepeda motor listrik Bisma  ramah lingkungan. Itu mengingat sepeda motor listrik Bisma tanpa bahan bakar. Melainkan pengecasan baterai selama dua jam. Sepeda motor listrik Bisma juga sanggup melaju cepat. Kecapatan maksimalnya 20 kilometer per jam. Hebatnya lagi, sepeda motor listrik Bisma tidak menghasilkan polusi suara. ”Ke depan kami akan terus menyempurnakan produk ini dengan menyerap aspirasi dari berbagai pihak, ” tuturnya.

Produk tersebut disebutnya sebagai prototipe pertama. Pun digunakan sebagai dasar pengembangan produk selanjutnya. Menurutnya, nantinya bakal ada penyempurnaan yang diikuti perubahan desian yang baru. Itu mengingat produk saat ini menggunakan rangka dengan model sepeda listrik laki-laki. Tidak heran kurang nyaman dengan perempuan. Padahal tidak menutup kemungkinan, produk Bisma nantinya bakal membidik segmen perempuan. Berupa penggunaan desain baru tanpa rangka depan. “Perkembngan dan penyempurnaan akan tetap kami lakukan dan sesuaikan dengan kebutuhan,” pungkasnya (afi/odi/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close