Ponorogo

Undangan Pernikahan Dilarang Makan di Tempat

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Jilid sembilan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro. Masa berlakunya 15 Juni hingga 28 Juni mendatang. Peran puskesmas kian sentral dalam PPKM kali ini dalam upaya membendung penularan Covid-19. ‘’Khususnya dalam testing dan tracing,’’ kata Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Pramono, Kamis (17/6).

Kendati begitu, hajatan, resepsi pernikahan, kegiatan sosial, seni, dan olahraga tetap mendapat lampu hijau dengan pembatasan 50 persen dari kapasitas. Pengerumun harus menaati protokol kesehatan secara ketat. Sekda menggarisbawahi tetap berlakunya larangan makan bersama di tempat untuk acara hajatan dan resepsi pernikahan itu. ‘’Hidangan wajib takeaway. Datang ke lokasi acara, undangan langsung pulang,’’ jelasnya.

Agus Pram –sapaan Agus Pramono– juga menyebut aturan main bagi pengelola tempat wisata atau hiburan menerapkan tes skrining antigen atau GeNose untuk fasilitas berbayar atau lokasi indoor. Pihaknya berharap agar khalayak menghindari konsentrasi massa saat berkegiatan ekonomi di pasar dan pusat perbelanjaan. Selain itu, kegiatan yang berhubungan dengan keagamaan tetap memberlakukan prokes. (mg4/c1/hw)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button