Ponorogo

Umrahkan 350 Jamaah, Dianggarkan Rp 8 Miliar

Tahun Ini Ditargetkan Capai 1.000 Jamaah

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Pemkab Ponorogo bakal memberangkatkan kembali para kiai, marbot, guru diniah, hafiz, dan tokoh masyarakat ke Tanah Suci. Untuk mengejar target 1.000 jamaah, 350 orang akan diberangkatkan pada periode pertama tahun ini. ‘’Umrah 2020 ini tindak lanjut dari program yang sudah dicanangkan pada 2018,’’ kata Kabag Kesra dan Kemasyarakatan Setdakab Ponorogo Fadhlal Kirom Minggu (19/1).

Fadhlal mencatat, hingga akhir tahun lalu sudah 552 orang diumrahkan. Mulai pemberangkatan perdana akhir 2018 hingga kloter ketiga akhir 2019. Plus 350 orang awal tahun ini, total 902 jamaah telah dan akan diberangkatkan. Sedangkan kekurangan 98 orang menyusul tahap kedua tahun ini.

‘’Umrah ibadah yang butuh biaya tinggi. Paling murah Rp 22 juta, sehingga tidak semua orang mampu. Insya Allah dengan program ini, marbot, kiai, hafiz, atau guru diniah dan tokoh masyarakat dari tiap desa berkesempatan,’’ terangnya.

Salah satu kriterianya, marbot atau kiai diupayakan berasal dari masjid tertua di desa setempat. Selain itu, masjid tidak berstatus sengketa dan sudah bersertifikat wakaf. ‘’Tahap pertama, panitia tingkat kecamatan mengoordinasi pendaftaran ke desa-desa,’’ jelasnya.

Selanjutnya disodorkan ke panitia tingkat kabupaten untuk diseleksi. Guru diniah dan hafiz yang memiliki prestasi, lanjut Fadhlal, juga diprioritaskan. Untuk memberangkatkan 350 jamaah tersebut, pemkab menyiapkan anggaran Rp 8 miliar. ‘’Segera akan dilelang kedua kalinya. Sebelumnya sudah dilelang tapi belum berhasil. Karena rekanan belum memenuhi kualifikasi,’’ ungkapnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button